Surabaya (beritajatim.com) – Penyidik Kepolisian Perairan dan Udara (Polairud) Polda Jatim tengah menyelidiki penyebab kebakaran Kapal Motor Penumpang (KMP) Gili Iyang yang mengangkut 220 penumpang dan 62 unit kendaraan saat berlayar dari Pelabuhan Gresik menuju Pulau Bawean, Rabu (13/8/2025) malam.
Dirpolairud Polda Jatim Kombes Pol Drs Arman Asmara mengatakan pihaknya masih melakukan penyelidikan berdasarkan Laporan Informasi (LI) yang masuk. Hingga kini, Polairud belum menerima pengaduan resmi terkait insiden tersebut.
“Dari penyelidikan yang kita lakukan, dugaan sementara karena konsleting listrik. Dan pemicunya apa ini yang masih kita urai, nantinya baru bisa kita ketahui apakah ini karena human eror dan apakah ada tindak pidana atau bukan,” ujarnya, Kamis (14/8/2025).
Arman menambahkan, penanganan kasus ini juga dilakukan oleh penyidik PPNS dari Kesatuan Penjagaan Laut dan Pantai (KPLP). “Jadi hasil temuan kita nantinya akan kita sinkronisasikan dengan penyidik dari KPLP,” terangnya.
Beruntung, seluruh penumpang berhasil dievakuasi tanpa korban jiwa. Insiden terjadi sekitar 1,5 jam setelah kapal bertolak dari Pelabuhan Gresik pukul 22.00 WIB. Saat melintas di perairan Karang Jamuang, percikan api muncul di salah satu ruangan bagian bawah kapal dan dengan cepat membesar.
Nahkoda KMP Gili Iyang, Supriyadi, membenarkan kejadian tersebut. “Perjalanan balik Gresik, penyebabnya konsleting kabel listrik,” ujarnya, dikutip dari grup warga Bawean, Kamis (14/8/2025).
Begitu kebakaran terjadi, Anak Buah Kapal (ABK) segera memadamkan api. Sebagai langkah antisipasi, seluruh penumpang diminta mengenakan pelampung atau life jacket. Setelah api terkendali, kapal diputuskan kembali ke Pelabuhan Gresik.
Saat ini, KMP Gili Iyang dalam kondisi aman dan lego jangkar sambil menunggu kapal pandu dari Pelindo Gresik untuk menariknya ke dermaga. Pantauan di Pelabuhan Gresik menunjukkan dua unit mobil pemadam kebakaran siaga, sementara sejumlah keluarga penumpang tampak cemas menunggu kedatangan kapal.
Berdasarkan data manifes, KMP Gili Iyang mengangkut 164 penumpang dewasa kelas ekonomi, 40 penumpang kelas bisnis, dan 16 bayi. Selain itu, terdapat 62 unit kendaraan golongan II di dalam kapal. [uci/ian]






