Blitar (beritajatim.com) – Rapat Paripurna Penyampaian Penjelasan Bupati Blitar mengenai Kebijakan Umum Anggaran (KUA) serta Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS) tahun 2026 gagal digelar. Rapat krusial ini batal digelar karena tiga fraksi besar, yakni PKB, Gerindra, dan Golkar, kompak tidak hadir dalam paripurna yang digelar pada Jumat (8/8/2025).
Aksi ini langsung memicu spekulasi publik, apakah ini bukti pecah kongsi antara fraksi-fraksi tersebut dengan Bupati Blitar?, Terkait hal itu fraksi PKB pun angkat bicara.
“Tidak-tidak ada pecah kongsi,” ucap M. Rifa’i, Ketua Fraksi PKB
M Rifa’i pun menjelaskan alasan fraksi PKB absen dalam rapat Paripurna Penyampaian Penjelasan Bupati Blitar mengenai Kebijakan Umum Anggaran (KUA) serta Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS) tahun 2026.
“Kan kemarin itu Badan Musyawarah (Banmus) yang dipimpin pak ketua dan didelegasikan kepada saya, saya ngomong kepada anggota Banmus njenengan mau rapat ini sudah pamitan sama ketua fraksi atau belum, kalau belum berpamitan dengan ketua fraksi resikonya apa yang sudah ditetapkan Banmus nanti tidak akan dilaksanakan semua fraksi,” bebernya.
Ketua fraksi PKB pun menegaskan bahwa gagalnya penyelenggaraan rapat paripurna ini bukan berarti ada perpecahan antara DPRD dengan eksekutif dalam hal ini Bupati Blitar. Menurut M. Rifa’i hubungan DPRD dengan Bupati Blitar baik-baik saja.
“Ini tadi hanya persoalan jam saja yang tidak tepat, kita usahakan nanti malam ada rapat paripurna lagi, ya karena tidak tepat kurangnya komunikasi di Banmus itu tadi,” tegas Rifa,i.
Rapat Paripurna Penyampaian Penjelasan Bupati Blitar mengenai Kebijakan Umum Anggaran (KUA) serta Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS) tahun 2026 yang digelar hari ini sejatinya merupakan hasil revisi penjadwalan di Banmus pada Kamis (7/8/2025) kemarin. Sejatinya jadwal rapat paripurna ini tidak digelar pada hari ini.
M. Rifa’i pun menyebut ketidakhadiran sejumlah fraksi DPRD tersebut merupakan imbas dari miskomunikasi yang terjadi di Banmus. Namun demikian pihaknya akan mengupayakan rapat kembali pada nanti malam.
“Tenang tidak ada masalah yang serius hanya masalah penjadwalan saja,” tandasnya. [owi/aje]






