Bojonegoro (beritajatim.com) – Warga Kabupaten Bojonegoro ditemukan tergantung di pohon mangga. Saat ditemukan, warga berinisial AS (63) Desa Sumengko Kecamatan Kalitidu Kabupaten Bojonegoro sudah kondisi meninggal dunia, Selasa (6/8/2024).
Kapolsek Kalitidu Polres Bojonegoro AKP Saefudinuri mengatakan, penemuan orang gantung diri diketahui kali pertama oleh warga sekitar pukul 08.30 WIB. Kemudian dilaporkan ke pemerintah desa dan diteruskan ke pihak kepolisian.
“Lokasinya berada di sawah belakang gudang kosong turut Dusun Clangap Desa Sumengko RT 06 RW 01 Kecamatan Kalitidu,” ujar AKP Saefudinuri.
Menurutnya, orang gantung diri itu ditemukan sekitar pukul 08.30 WIB oleh salah seorang warga di pohon mangga. Kemudian melaporkan ke pihak perangkat Desa Sumengko kemudian diteruskan ke petugas kepolisian Sektor Kalitidu dan Puskesmas Kalitidu.
“Saat itu korban masih tergantung pada pohon mangga dengan posisi leher terikat tali tampar warna biru kemudian dievakuasi dan di lakukan pemeriksaan,” ujarnya.
Hasil pemeriksaan medis, diketahui korban murni meninggal dunia akibat gantung diri. Selain itu, tidak ada tanda-tanda kekerasan dan penganiayaan pada tubuh korban. Hasil, keterangan sejumlah saksi, sebelumnya korban diduga depresi.
Beberapa hal yang menguatkan pihak kepolisian menilai bahwa korban diduga gantung diri karena depresi ini, karena sebelumnya pernah mengikuti Pondok Mundu Prambatan Balen selama kurang lebih 2 bulan karena depresi.
“Korban sebelumnya pergi dari rumah tanpa pamit beberapa kali dan dari pihak keluarga pernah melaporkan ke Polsek Kalitidu perihal hilangnya korban tersebut,” pungkasnya.
Atas kejadian tersebut pihak keluarga menerima dan menganggap kejadian tersebut sebagai musibah dan menolak untuk dilakukan autopsi. “Selanjutnya jenazah korban kami serahkan kepada ahli warisnya untuk dimakamkan,” pungkas AKP Saefudinuri.[lus/ted]






