Surabaya (beritajatim.com) – Ragam kopi dari berbagai daerah di Indonesia diperkenalkan kepada publik lewat kegiatan cupping kopi yang digelar Lawson Indonesia di gerai Dharmahusada, Surabaya, Rabu (29/4/2026).
Acara ini tidak hanya menghadirkan pengalaman mencicipi, tetapi juga membuka ruang eksplorasi rasa yang lebih dalam bagi para peserta.
“Sebagai negeri penghasil kopi terbaik di dunia, bangsa Indonesia harusnya bangga dengan kekayaan jenis kopi yang dimiliki. Karena itu, sayang sekali kalau kita tidak mengenal kualitas kopi kita,” kata Muhammad Taqiyuddin.
Dalam sesi yang dipandu Q Grader bersertifikat internasional tersebut, peserta diajak memahami teknik cupping secara lebih santai dan interaktif. Mereka dikenalkan pada cara membaca karakter kopi, mulai dari aroma, body, acidity hingga aftertaste melalui metode blind tasting.
“Melalui sesi ini, peserta tidak hanya mencicipi, tetapi juga belajar mengenali karakter kopi dari berbagai origin dengan cara yang menyenangkan,” ujar Taqiyuddin.
Dia juga menjelaskan posisi kopi Indonesia di kancah global yang semakin diakui. Salah satu varietas unggulan bahkan masuk dalam daftar kopi terbaik dunia versi panduan internasional.
“Salah satu varietas kopi Indonesia yaitu kopi Arabika Gayo, masuk dalam lima besar biji kopi terbaik dunia dari panduan online TasteAtlas tahun 2025,” jelas dia.
Di sisi lain, Lawson Indonesia memandang kegiatan ini sebagai bagian dari pendekatan edukatif kepada konsumen. Perusahaan ingin menghadirkan pengalaman menikmati kopi yang tidak berhenti pada rasa, tetapi juga pemahaman.
“Kopi bukan hanya minuman, tapi sebuah perjalanan rasa. Lewat sesi cupping ini, kami ingin mengajak teman-teman penikmat kopi untuk merasakan langsung bagaimana setiap daerah atau origin biji kopi memiliki karakter uniknya sendiri,” ujar Corporate Communication Manager Lawson Indonesia, Firly Firlandi.
Komitmen tersebut sejalan dengan strategi Lawson dalam membangun pengalaman pelanggan. Konsistensi kualitas produk hingga inovasi layanan menjadi kunci hingga perusahaan meraih penghargaan di tingkat nasional.
“Penghargaan ini menjadi bukti bahwa pengalaman pelanggan yang kami hadirkan dapat diterima dengan baik oleh masyarakat,” kata Firly.
Dari sisi produk, Lawson Coffee dikembangkan sebagai bagian dari inovasi convenience store yang menjawab kebutuhan gaya hidup konsumen. Coffee corner ini mulai diperkenalkan sejak 2020 dengan fokus pada kualitas bahan baku.
“Kami ingin menunjukkan bahwa Indonesia menghadirkan kopi terbaik untuk konsumen. Salah satunya adalah pilihan kopi 100 persen Arabica yang memiliki karakter rasa yang unik dan tidak sekadar pahit sebagai bahan baku menu kopi,” ujar Manager Merchandising Lawson Indonesia, Navis Mabrury.
Seiring berkembangnya tren konsumsi kopi, Lawson juga terus memperkaya pilihan menu yang dekat dengan selera anak muda. Inovasi dilakukan tidak hanya pada kopi, tetapi juga minuman non-coffee yang kini semakin diminati.
“Lawson Coffee terus berinovasi menghadirkan menu unik yang sesuai dengan selera mayoritas pelanggan, termasuk menghadirkan signature menu seperti Brown Butter Latte,” kata Navis.[asg/ted]






