Surabaya (beritajatim.com) – Perubahan iklim menjadi sebuah ancaman nyata bagi bumi beserta isinya. Suhu yang lambat laun kian meningkat menjadi kekhawatiran bersama, termasuk di sektor perkebunan.
Dampak dari adanya perubahan iklim salah satunya akan mempengaruhi produksi kopi di Indonesia. Di masa depan tepatnya pada tahun 2080, kopi diprediksi sudah tak bisa lagi dijumpai di kedai-kedai, warung kopi, ataupun kafe.
Rektor Institut Pertanian Bogor (IPB) Prof Arif Satria saat memaparkan orasi ilmiahnya di acara Dies Natalis ke-65 UPN Veteran Jatim mengatakan, perubahan iklim memiliki dampak serius bagi pembangunan pertanian.
Sebab, di setiap peningkatan suhu sekian derajat celcius, itu akan berpengaruh pada menurunnya produktivitas kopi. Diketahui, tanaman kopi membutuhkan suhu berkisar 16-20 derajat celcius untuk tumbuh.
“Bapak ibu yang suka ngopi, kopi itu diperkirakan, karena setiap peningkatan sekian derajat suhu maka produktivitas kopi akan menurun,” kata Prof Arif mengutip dari kanal youtube UPN Veteran Jatim, Rabu (10/7/2024).
Dari hasil simulasi yang dilakukan, Prof Arif menyebut jika usia kopi kemungkinan terburuknya hanya akan mampu bertahan sampai di tahun 2080. Setelah itu, kopi akan menjadi sesuatu yang cukup langka.
“Kopi itu dengan simulasi yang kami lakukan akan berakhir umurnya pada tahun 2080. Jadi, para mahasiswa hari ini bisa menyaksikan kopi. Tapi para mahasiswa pada tahun 2080 menyaksikan kopi di museum,” katanya.
Menurutnya, perubahan iklim perlu mendapatkan perhatian serius. Ia menyebut, setidaknya ada 4 poin tren perubahan dan tantangan pendidikan tinggi, antara lain perubahan iklim, revolusi industri 4.0, pandemi Covid-19, dan perang geopolitik.
“Kita menghadapi sejumlah tantangan perubahan. Data menunjukkan pasca geopolitik Ukraina dan Rusia, pasca covid, pasca terjadinya perubahan iklim maka kita bisa menyaksikan ada 193 juta manusia di 53 negara yang terkena krisis pangan,” paparnya.
Baginya, pasca perubahan iklim ini menjadi hal yang sangat penting untuk dicermati. Sebab, perubahan iklim memilki dampak sangat serius pada pembangunan pertanian dan lainnya. [ipl/suf]






