Blitar (beritajatim.com) – Blitar Ethnic National (BEN) Carnival 2025 resmi digelar. Mengusung tema The Magnificent of Indonesia Untuk Kota Blitar Baru, Kota Blitar Maju Menuju Kota Masa Depan, gelaran BEN Carnival 2025 pun berlangsung meriah.
Sejak pagi hari, ribuan warga telah memadati sepanjang jalan A.Yani hingga Merdeka untuk melihat langsung penampilan berbagai kebudayaan yang ada di Indonesia. Total ada 43 jenis kebudayaan yang ditampilkan dalam acara BEN Carnival 2025 ini.
Wali Kota Blitar, Syauqul Muhibbin pun mengaku cukup bangga dengan gelaran BEN Carnival 2025 ini. Pria yang akrab disapa Mas Ibin tersebut, berharap event ini bisa menjadi modal awal bagi Kota Blitar untuk menjadi pasar ekonomi kreatif di Jawa Timur bahkan Indonesia.
“Tentunya kita ingin Kota Blitar menjadi pasar ekonomi kreatif dan selalu memikat event-event yang ada di Kota Blitar dengan seperti ini insyaallah akan datang ke Blitar,” ucap Wali Kota Blitar, Syauqul Muhibbin, Sabtu (23/8/2025).
Mas Ibin menegaskan bahwa event ini merupakan upaya dari Pemerintah Kota Blitar untuk mengenalkan berbagai budaya yang ada di Indonesia kepada masyarakat Bumi Bung Karno. Disisi lain, event ini juga memiliki efek ekonomi hingga hiburan bagi masyarakat.
Adanya BEN Carnival tentu akan membuat perputaran ekonomi di Bumi Bung Karno menjadi lebih sehat. Para pedagang kaki lima yang ada di Kota Blitar pun bisa merasakan dampaknya secara langsung.
Bahkan, para pengusaha hotel yang ada di Kota Blitar juga mendapatkan manfaat yang sama yakni peningkatan okupansi. Dengan kondisi itu Mas Ibin berharap, BEN Carnival bisa menjadi tonggak di bangunnya pasar ekonomi kreatif di Kota Blitar.
“Ini dalam rangka mengenalkan budaya nusantara kepada seluruh masyarakat bahwa kita telah menyambut HUT RI tentunya harus bisa menggali budaya dan bisa menjadikan inspirasi tentang budaya nusantara,” imbuhnya.
Warga yang menyaksikan BEN Carnival 2025 ini pun mengaku puas dengan penampilan para peserta. Selain jadi hiburan gratis, BEN Carnival juga memberikan efek pengetahuan tentang budaya Indonesia.
“Ya jadi tahu tentang budaya-budaya Indonesia, lebih rapi saja tahun ini dan penampilannya jauh lebih matang kayaknya,” ucap Diah, warga Pakunden, Kota Blitar.
Masyarakat pun berharap BEN Carnival bisa terus digelar setiap tahun sebagai agenda rutin. Alasanya simpel yakni event ini dijadikan hiburan gratis oleh warga sekaligus wadah untuk belajar tentang kebudayaan yang ada di Indonesia.
“Harapannya ya tentu setiap tahun diadakan, kalau bisa fasilitas penonton juga lebih diperhatikan lagi,” tegasnya. [owi/beq]






