Sidoarjo (beritajatim.com) – Direktur PT CGA, Kasmuin, sebagai pengembang perumahan Lamegas Desa Larangan Kecamatan Candi meminta kepada pengurus RW di lingkungan perumahan untuk mengembalikan fungsi awal fasum yang beralih fungsi.
Sementara itu, Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama menyampaikan sejumlah masalah yang perlu ditangani Universitas Islam Malang (Unisma) baik dari segi sistem nasional maupun sistem Yayasan Unisma secara internal.
Informasi tersebut merupakan pembuka cuplikan dari beberapa berita populer yang ada di Jawa Timur hari ini. Simak ulasan selengkapnya dalam daftar berita berikut.
1. Jadi Lahan Komersil, Pengembang Perumahan Lamegas Sidoarjo Minta RW Kembalikan Fasum ke Aslinya
Menurut pengembang perumahan Lamegas Desa Larangan Kecamatan Candi, Kasmuin, pihaknya selama ini belum pernah diminta ataupun mengeluarkan izin terkait alih fungsi fasum yang berada di sisi depan perumahan tersebut.
“Sampai saat ini fasum/fasos yang ada di perumahan Lamegas itu belum diserahkan ke Pemkab Sidoarjo. Karena itu pengelolaan perumahan itu masih menjadi kewenangan kami selaku pengembangnya,” ucapnya Sabtu (29/4/2023).
Baca selengkapnya: Pengembang Perumahan Lamegas Sidoarjo Minta RW Kembalikan Fasum ke Aslinya
2. Ketum PBNU Gus Yahya Beberkan Problem Unisma
Menurut Ketum PBNU, Dr (HC) KH Yahya Cholil Staquf, Unisma mengalami perkembangan sangat pesat. Hal itu menjadi konsen utama, PBNU. Nahdlatul Ulama (NU) saat ini memiliki begitu banyak lembaga khidmat. Lembaga tersebut hadir bukan hanya inisiatif pengurus, tetapi juga inisiatif independent atau tanpa berkaitan langsung dengan organisasi.
“Ada 43 , yang didirikan atas nama PBNU, lebih banyak lagi didirikan atas nama pesantren banyak sekali. Beberapa tumbuh dengan sangat baik, salah satunya Unisma. Harus diakui khidmah perguruan tinggi di PBNU belum termasuk pada sistem kinerja organisasi yang semestinya,” ujar KH Yahya Cholil, Sabtu (29/4/2023) malam.
Baca selengkapnya: Ketum PBNU Gus Yahya Beberkan Problem Unisma
3. Mr X di Tambak Ikan Sugihwaras Tuban Terungkap Identitasnya
Sesosok mayat yang tidak diketahui identitasnya ditemukan di area tambak ikan Dasin Dusun Jembel, Desa Sugihwaras, Kecamatan Jenu, Kabupaten Tuban. Sabtu (29/04/2023) sudah diidentifikasi.
Kapolsek Jenu IPTU Rianto menjelaskan mayat tersebut bernama Habib Muhammad Al Jupri (50) seorang pengangguran warga Dasin Dusun Jembel, Desa Sugihwaras, Kabupaten Tuban.
Baca selengkapnya: Mr X di Tambak Ikan Sugihwaras Tuban Terungkap Identitasnya
4. Penumpang KA Nakal, Modus Beli Air, Diturunkan di Stasiun Kedunggalar Ngawi
Meski kini perjalanan menggunakan kereta api sudah jauh lebih mudah, nyatanya masih ada penumpang yang tetap tak mau modal. Seperti salah seorang penumpang KA Turangga relasi Surabaya-Bandung. Dia diberi sanksi oleh PT KAI dengan diturunkan di Stasiun Kedunggalar Kabupaten Ngawi.
Manajer Humas PT KAI Daop 7 Madiun Supriyanto menerangkan laporan itu diterima dari Kondektur KA Turangga relasi Surabaya-Bandung pada Rabu (26/4/2023). Salah seorang penumpang kedapatan lanjut naik KA Turangga relasi Surabaya-Bandung padahal seharusnya habis relasi di Stasiun Madiun.
Baca selengkapnya: Penumpang KA Nakal, Modus Beli Air, Diturunkan di Stasiun Kedunggalar Ngawi
5. Rekomendasi 10 Tempat Makan Bakso di Surabaya yang Enaknya Bikin Nagih, Cobain Yuk!
Meski terkenal dengan penyetan, menjelajahi kuliner di Surabaya, tidak afdol bila belum mencicipi makanan bakso.
Beberapa rekomendasi tempat makan bakso di Surabaya berikut ini memiliki keistimewaannya masing-masing. Banyak di antaranya dijajakan di tempat sederhana, namun tak pernah sepi pengunjung.
Baca selengkapnya: Rekomendasi 10 Tempat Makan Bakso di Surabaya yang Enaknya Bikin Nagih, Cobain Yuk!
*** Dapatkan update berita pilihan dan terbaru tentang Jawa Timur setiap hari dari Beritajatim.com dengan mengikuti Google News melalui link: DI SINI, kemudian klik ikon bintang tulisan ikuti. Pastikan Anda sudah login menggunakan akun Google.






