Surabaya (beritajatim.com) – Anggota DPR RI, Bambang Haryo Soekartono menyoroti kondisi dermaga penyeberangan Ketapang-Gilimanuk yang saat ini mengalami gangguan akibat cuaca ekstrem.
Ia mengungkapkan, bahwa kerusakan dermaga yang masih dalam kondisi darurat dan tidak sesuai standar itu menjadi penyebab utama penundaan operasional kapal selama cuaca buruk, termasuk saat gelombang dan arus laut sedang kuat.
“Dermaga yang melintang terhadap arus laut ini sangat berisiko saat musim gelombang tinggi. Lebih baik operasional dihentikan sementara demi keselamatan, daripada mengabaikan dan berpotensi menyebabkan kecelakaan,” ujarnya saat menyampaikan sambutan dalam acara DLU Anugerah Mitra Usaha dan Pelanggan 2025 di Surabaya, Jumat (1/8/2025) malam.
Kondisi dermaga yang tidak ideal ini juga menyebabkan kemacetan panjang di jalur penyeberangan Ketapang-Gilimanuk.
Bambang mengingatkan, pentingnya perhatian khusus terhadap perbaikan infrastruktur pelabuhan agar pelayanan tetap aman dan lancar. Ini termasuk menambah dermaga di pelabuhan tersebut agar lebih banyak kapal yang beroperasi untuk mengangkut kendaraan, ketika tol Probowangi selesai dibangun.
Dalam kesempatan sama, Direktur Perkapalan dan Kepelautan Kementerian Perhubungan, Ir. Samsuddin, mengapresiasi inisiatif PT DLU yang memberikan penghargaan kepada mitra usaha sebagai bentuk dukungan kepada seluruh stakeholder.
“Ini menunjukkan rasa kepedulian dan sense of belonging dari PT DLU terhadap kelangsungan layanan dan keselamatan di sektor pelayaran,” katanya.
Sementara itu, Direktur Utama PT DLU, Erwin H. Poedjono menegaskan, bahwa kegiatan pemberian penghargaan ini rutin dilakukan sebagai apresiasi kepada ekspedisi, agen, pengemudi teladan, dan pelanggan setia.
“Semua peran ini sangat penting dalam meningkatkan standar keselamatan dan layanan transportasi laut nasional,” ujarnya.
Dia berharap kolaborasi ini mampu memperkuat sinergi antarstakeholder dan mendorong percepatan pembangunan infrastruktur pelabuhan di wilayah tersebut, agar pelayanan penyeberangan dapat lebih aman, nyaman, dan efisien, terutama mengantisipasi kondisi cuaca ekstrem di masa yang akan datang. (tok/ted)






