Lamongan (beritajatim.com) – Ketua Millenial Nasdem Gresik, Amelia Firnanda Anwar, menyapa para nelayan Pantura Lamongan. Kedatangannya kali ini dalam rangka memohon doa restu untuk maju sebagai Calon Legislatif (Caleg) DPR RI pada Pemilu 2024 dari Dapil Gresik-Lamongan.
Selain meminta restu, perempuan lulusan Seattle University Amerika Serikat tersebut juga mengungkapan bahwa kedatangannya sekaligus untuk menyerap aspirasi dan keluh kesah dari para nelayan tradisional setempat.
“Kami minta doa restu kepada para nelayan. Sehingga segala kegiatan yang kami lakukan nantinya bisa benar-benar memberikan kemanfaatan dan barokah bagi masyarakat, utamanya bagi kepentingan para nelayan,” ucap Amel, usai menyapa nelayan di Aula Gedung Perikanan Kecamatan Brondong, Lamongan, Sabtu (8/10/2022), hari ini.
Amel mengaku terpanggil untuk maju menjadi Caleg lantaran ingin memperjuangkan kemajuan di Kabupaten Gresik dan Lamongan. Ia juga mengungkapkan kemantapannya untuk melangkah ke Senayan, terjun ke dunia politik, agar bisa memperjuangkan aspirasi masyarakat.
“Generasi muda harus ikut memikirkan bangsa dan negara dengan tidak alergi terhadap politik, karena politik adalah kemanusiaan yang harus kita tebar kemanfaatannya untuk kemaslahatan rakyat, bangsa. Mari berkolaborasi membangun bangsa ini, dengan semangat restorasi sesuai bidangnya masing-masing,” tuturnya.
Perempuan berusia 22 tahun ini menjelaskan, saat ini banyak para nelayan di kawasan pantura yang mengalami kesulitan untuk menjalankan aktivitas melautnya, salah satunya karena imbas dari kenaikan harga BBM bersubsidi.
“Hari ini, kita menyapa para nelayan tradisional di pantura Lamongan. Mereka banyak yang mengeluhkan tentang tingginya biaya operasional melaut, sedangkan harga dari hasil tangkapannya kerap tak sebanding,” terang Amel.
Tak hanya itu, Amel juga berkata, perlu adanya regulasi yang baik terkait penataan wilayah bagi nelayan tradisional, baik itu dari Pemerintah Pusat maupun Pemerintah Daerah.
“Jika kami mendapat amanah dari masyarakat di Pemilu 2024 mendatang, kami akan berupaya mendorong bagaimana para nelayan bisa meningkat kesejahteraannya. Saat ini, kami juga fokus untuk melakukan pembinaan dan pemberdayaan bagi ibu-ibu nelayan melalui UMKM,” paparnya.
Lebih lanjut, Amel pun mengaku bersyukur bisa bertemu langsung dengan para nelayan dari tiap Rukun Nelayan (RN) se-Kecamatan Paciran dan Brondong. Menurutnya, momentum ini menjadi wadah yang berharga untuk mendengar langsung keluhan nelayan.
[berita-terkait number=”4″ tag=”nelayan-lamongan”]
Bahkan, pihaknya juga memuji sambutan yang diberikan nelayan. Ia menilai, sambutan yang sangat hangat dari nelayan ini menjadi bukti bahwa masyarakat nelayan adalah orang-orang yang baik hati.
“Nelayan adalah profesi yang lekat dengan masyarakat di Kecamatan Paciran dan Brondong, yang merupakan pesisir Kabupaten Lamongan. Jumlah nelayan di Lamongan sangat banyak dan menjadi tonggak sektor perikanan di Kabupaten Lamongan,” ucap Amel.
“Semoga para nelayan senantiasa diberi kesehatan dan dilindungi oleh Allah SWT dalam setiap langkah dan saat mencari nafkah untuk keluarganya,” tambahnya sembari membagikan sejumlah souvenir kepada nelayan setempat. [riq/but]







