Pacitan (beritajatim.com) – Semangat warga Dusun Krajan, Desa Bangunsari, Kecamatan Bandar, Pacitan, dalam menyambut HUT ke-80 Kemerdekaan RI tercoreng oleh aksi tak terpuji. Sejumlah bendera merah putih dan umbul-umbul yang terpasang rapi di tepi jalan ditemukan dalam kondisi robek dan tiang penyangga roboh.
Kepala Dusun Krajan, Suyanto, membenarkan insiden yang terjadi dua hari lalu tersebut. Menurutnya, warga kaget saat mendapati simbol-simbol kemerdekaan itu rusak tanpa sebab yang jelas.
“Iya, memang benar ada tangan jahil yang sengaja merusak dan merobek bendera,” ungkap Suyanto, Minggu (10/8/2025).
Dari pendataan, setidaknya ada 12 bendera dan umbul-umbul di RT 1 RW 3 Dusun Krajan yang menjadi sasaran. Hingga kini, pelaku dan motifnya masih menjadi misteri.
Warga pun mendesak pihak berwenang untuk segera mengungkap identitas pelaku. Mereka khawatir, jika dibiarkan, perbuatan itu akan merusak semangat nasionalisme yang tengah membara menjelang peringatan kemerdekaan.
Perusakan bendera merah putih bukan sekadar tindakan iseng. Simbol negara memiliki makna historis dan emosional yang dalam, sehingga setiap bentuk pelecehan terhadapnya dinilai mencederai harga diri bangsa. (tri/but)






