Blitar (beritajatim.com) – Bendera One Piece makin banyak berkibar di Kota Blitar. Sejumlah kendaraan yang melintas di Bumi Bung Karno terlihat terpasangi bendera One Piece di bagian belakang.
Kondisi ini tentu menarik perhatian warga dan pihak terkait. Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kota Blitar pun tak menampik adanya fenomena tersebut.
“Iya, tidak masalah selama itu tidak melanggar perundangan-undangan dan tidak lebih tinggi dari Bendera Merah Putih,” ucap Toto Robandiyo, Kepala Bakesbangpol Kota Blitar, Sabtu (9/8/2025).
Secara umum, Pemerintah Kota (Pemkot) Blitar melalui Bakesbangpol tidak mempermasalahkan pemasangan bendera One Piece. Pemkot Blitar menjamin dan memperbolehkan setiap warga mengekspresikan pendapatnya termasuk mengibarkan bendera dari kartun anime Jepang itu.
Namun, Pemkot Blitar berharap warga bisa menyalurkan kritik secara langsung kepada Bakesbangpol. Nantinya kritik yang disampaikan oleh warga akan diteruskan ke pemerintah daerah maupun pusat.
“Kami berharap kalau warga mau mengkritik atau tidak puas terhadap sesuatu bisa langsung menyampaikan ke Bakesbangpol nanti akan kita salurkan ke Pemkot maupun pemerintah pusat,” tegasnya.
Menurut Bakesbangpol mengekspresikan sesuatu dengan bendera one piece justru akan menimbulkan multitafsir. Pemerintah daerah pun akan lebih sulit untuk mengartikan kritik apa yang ingin disampaikan warga melalui bendera One Piece tersebut.
“Kalau pakai bendera One Piece ini kan akan multitafsir, kami imbau agar menyampaikan secar langsung kritiknya ke Bakesbangpol nanti kita sampaikan,” tandasnya. [owi/beq]







1 Komentar
Percuma menyampaikan kritik, tidak akan pernah ditindaklanjuti, konoha gitu lo