Sumenep (beritajatim.com) – PDI Perjuangan Sumenep diprediksi meraih kursi terbanyak di DPRD Sumenep. Partai berlambang banteng ini diprediksi mampu menempatkan 11 calegnya di kursi DPRD setempat. Jumlah tersebut naik drastis dibanding Pemilu 2019, PDIP hanya mendapat 5 kursi.
Apabila prediksi tersebut benar, maka ini menjadi sebuah catatan baru dalam hasil Pemilu Legislatif di Sumenep. Karena sejak Pemilu 1999, kursi terbanyak di DPRD Sumenep selalu dikuasai Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).
Pada Pemilu 2019, PKB meraih 10 kursi. Tertinggi diantara partai lainnya, sehingga PKB selalu mendapat tiket menjadi Ketua DPRD dari tahun ke tahun. Namun untuk Pemilu 2024, PKB dipaksa menerima kenyataan pahit, mendapat 10 kursi di DPRD Sumenep.
Ketua Bappilu DPC PDI Perjuangan Sumenep, Hosnan Abrori mengaku bersyukur karena berdasarkan hitungan internal partainya, perolehan kursi PDI Perjuangan di DPRD Sumenep pada pemilu 2024 ini mengalami peningkatan yang cukup signifikan. “Tapi PDIP sebagai partai yang menjunjung tinggi demokrasi dengan segala prosesnya, kami tetap akan menunggu penetapan KPU,” tegasnya.
Berdasarkan hitungan internal PDIP, dari 8 daerah pemilihan (dapil) di Kabupaten Sumenep, PDIP mampu menyabet kursi merata di semua dapil. Bahkan ada beberapa dapil yang bisa merebut 2 kursi, yakni Dapil 1, Dapil 2, dan Dapil 7.
Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sumenep, Rahbini mengatakan, rekapitulasi hasil Pemungutan dan penghitungan suara Pemilu di Tingkat Kabupaten dimulai pada Kamis (29/02/2024) dan berakhir pada Kamis (07/03/2024).
“Hasil rekapitulasi di Kabupaten ini dibawa ke KPU Provinsi untuk rekapitulasi tingkat provinsi. Dari provinsi nanti dibawa ke KPU RI untuk rekapitulasi tingkat nasional. Setelah itu baru ada penetapan caleg terpilih,” terangnya. (tem/kun)






