Gresik (beritajatim.com) – Ribuan alat peraga kampanye (APK) capres-cawapres dan caleg dibersihkan oleh petugas gabungan Bawaslu dan Dinas Satpol PP Gresik. APK yang tersebar di berbagai sudut itu, ditertibkan karena masa tenang.
Kordiv Penanganan Pelanggaran Bawaslu Gresik, Rozikin menuturkan, pihaknya bersama seluruh jajaran pengawas pemilu melakukan penyisiran APK yang masih terpasang.
“Dari pantauan di lapangan, sudah banyak APK yang dicopot secara mandiri oleh peserta pemilu,” tuturnya, Minggu (11/02/2024).
Ia menambahkan, Bawaslu akan terus melakukan patroli pengawasan. Tujuannya memastikan tidak ada aktivitas kampanye dalam bentuk apapun di masa tenang.
“Kami mengimbau seluruh lapisan masyarakat khususnya peserta pemilu agar mencopoti sendiri APK yang terpasang. Tapi sebelumnya sudah ada warga yang sengaja melepas APK untuk dimanfaatkan kayunya,” imbuhnya.
Bila peserta pemilu tetap membandel tak mau mencopoti APK serta masih ada kampanye, kata Rozikin, Bawaslu tak segan-segan memberlakukan pidana pemilu.
“Ada ancaman pidana pemilu jika masih ditemukan ada aktifitas kampanye di masa tenang,” ungkapnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Satpol PP Gresik, AH Sinaga mengatakan ada beberapa kendala saat melakukan penertiban APK. Salah satunya ada yang tumpuk dengan satu reklame. Serta pemasangannya berdekatan dengan kabel Telkom dan PLN.
“Kendala di lapangan seperti itu sehingga pencopotannya membutuhkan waktu agak lama,” pungkasnya. [dny/but]






