Banyuwangi (beritajatim.com) – Sebanyak 51 pejabat di lingkungan Pemkab Banyuwangi berganti posisi. Mulai dari pimpinan tinggi pratama, hingga administrator dan pengawas menempati jabatan baru.
Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani sengaja melakukan rotasi jabatan ini untuk penyegaran agar mencapai kinerja yang terbaik.
“Mutasi adalah hal yang biasa, ini bagian dari penyegaran. Kita harus bisa keluar dari zona nyaman untuk mencapai kinerja yang terbaik,” kata Ipuk.
Di antaranya, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar), Mohammad Yanuarto Bramuda, menggantikan posisi Arief Setiawan menjadi Asisten Pemerintahan dan Kesra, yang kini menjabat Kepala Dinas Pertanian dan Pangan. Bramuda sebelumnya lebih dari 10 tahun menjabat sebagai Kepala Dinas Disbudpar.
“Seperti Pak Bram (Mohammad Yanuarto Bramuda) sudah sangat lama di Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar). Jadi butuh penyegaran,” tambah Ipuk.
Selain itu, Kepala Dinas Perikanan, Alief Rahman Kartiono, kini menjadi Sekretaris pada Sekretariat DPRD Banyuwangi. Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga, Abdul Aziz Hamidi, dimutasi menjadi Staf Ahli Bidang Ekonomi dan Keuangan.
“Pemilihan setiap orang pada posisi jabatan ini bukan perkara yang mudah. Kami di tim Baperjakat mempertimbangkan kompetensi, pretasi, dedikasi hingga passion setiap orang yang kami pilih,” jelas Ipuk.
Tak hanya itu, Ipuk juga memutasi sejumlah pejabat lain. Seperti Muhammad Norawi sebagai Kepala Bagian Pemerintahan dan Aang Muslimin Setiawan sebagai Kepala Bagian Hukum di Lingkungan Kantor Setda.
Termasuk, Sekretaris Badan Kesatuan Bangsa dan Politik, M Lutfi, menjadi Sekretaris pada Inspektorat. I Komang Sudira yang sebelumnya menjabat Sekretaris Dinas PU Bina Marga CKPP bergeser ke Sekretaris Dinas Perhubungan.
Begitu juga jabatan sejumlah Camat dan Lurah yang turut bergeser. Di antaranya Sekretaris Camat Banyuwangi, Ambyah, kini menjabat sebagai Camat Cluring. Andik Basuki Camat Pesanggaran, Ahmad Subhan Camat Purwoharjo, Henry Suhartono Camat Siliragung. (rin/ian)






