Surabaya (beritajatim.com) – Cuaca di wilayah Madiun dan Pacitan pada Senin, 10 Maret 2025, diperkirakan akan didominasi oleh hujan ringan pada pagi hari dan kondisi berawan hingga malam. Berdasarkan informasi dari Oky Sukma Hakim, S.Tr., selaku prakirawan BMKG Juanda, ketiga wilayah ini akan mengalami pola cuaca yang berbeda-beda, meski sama-sama memiliki kelembaban udara yang cukup tinggi.
Di Kota Madiun, hujan ringan akan menyapa warga sejak pukul 06.00 WIB. Beberapa jam setelahnya, sekitar pukul 09.00 WIB, hujan petir diprediksi akan turun sebelum akhirnya berganti menjadi kondisi berawan mulai siang hingga malam hari. Suhu udara di Kota Madiun berkisar antara 23 hingga 30 derajat Celcius, dengan kelembaban mencapai 97 persen pada puncaknya.
“Masyarakat diharapkan berhati-hati terhadap kemungkinan hujan petir pada pagi menjelang siang, terutama bagi yang beraktivitas di luar rumah,” ungkap Oky Sukma Hakim.
Kabupaten Madiun memiliki pola cuaca yang sedikit berbeda. Setelah diguyur hujan ringan pada pagi hari, kondisi udara kabur diprediksi akan terjadi pada pukul 09.00 WIB. Selanjutnya, siang hingga malam hari langit akan didominasi oleh awan tebal.
Suhu udara di wilayah ini sedikit lebih rendah dibandingkan Kota Madiun, dengan rentang 22 hingga 29 derajat Celcius. Sementara itu, angin bertiup dengan kecepatan 5,5 km/jam dari arah Selatan, dengan kelembaban udara berkisar antara 78 hingga 96 persen.
Sementara itu, di Pacitan, cuaca akan lebih bervariasi. Hujan dengan intensitas sedang diperkirakan turun sejak pagi, kemudian berubah menjadi hujan ringan pada pukul 09.00 WIB.
“Menjelang siang, udara kabur akan terjadi sebelum langit mulai berawan pada pukul 15.00 WIB. Sempat cerah berawan pada pukul 18.00 WIB, namun menjelang malam, kondisi udara kabur diperkirakan kembali muncul,” tambah Oky
Suhu udara di Pacitan berkisar antara 21 hingga 28 derajat Celcius, dengan kelembaban mencapai 98 persen pada malam hari.
Dengan kondisi cuaca yang cenderung berubah-ubah ini, masyarakat diharapkan tetap mempersiapkan diri dengan baik, terutama yang beraktivitas di luar ruangan. Membawa payung atau jas hujan bisa menjadi langkah antisipasi yang bijak. BMKG juga mengimbau masyarakat untuk terus memantau informasi terbaru terkait cuaca agar tetap aman dalam beraktivitas. [mnd/aje]






