Sampang (beritajatim.com) – Proyek pembangunan jembatan poros yang menghubungkan antar Desa Daleman dan Pesarenan Kecamatan Kedungdung, Kabupaten Sampang, telah resmi dimulai beberapa hari yang lalu.
Pekerjaan ini disambut baik oleh warga setempat, dan berharap pembangunan berjalan sesuai spesifikasi dan Rencana Anggaran Biaya (RAB) yang telah ditetapkan.
Warga juga menekankan pentingnya ketepatan waktu dalam proses pengerjaan proyek tersebut.
“Yang kami harapkan, pekerjaan ini sesuai dengan spek yang tertera dalam RAB, dan selesai tepat waktu seperti yang sudah dijadwalkan,” ujar Jubri salah satu warga setempat. Minggu (3/8/2025)
Saat ini, masyarakat desa fokus membuka akses jalan alternatif untuk para pejalan kaki dan sepeda motor.
Sehingga bisa menjadi solusi sementara, mengingat jembatan yang sedang dibangun merupakan satu-satunya akses utama menuju jalan raya, khususnya bagi pelajar dari luar desa.
“Jalan alternatif ini khusus untuk pejalan kaki dan kendaraan roda dua. Mohuon maaf, untuk kendaraan roda empat belum bisa melintas,” tambahnya.
Sementara itu, salah satu tukang proyek yang enggan disebutkan namanya mengatakan, bahwa durasi pekerjaan diperkirakan akan memakan waktu sekitar 3 sampai 4 bulan.
“Perkiraan pengerjaan ini akan selesai dalam tiga bulan. Itu waktu yang tergolong pendek. Namun insyaallah tidak akan sampai enam bulan karena proyek ini ditargetkan harus selesai tahun ini,” katanya
Saat di konfirmasi Kalaksa BPBD Sampang Candra Romadoni Amin membenarkan, bahwa pekerjaan tersebut sudah dilakukan beberapa hari yang lalu. Dan untuk targetnya sendiri pihaknya menyebut akan rampung sampai akhir bulan Oktober.
“Mengingat cuaca untuk saat ini masih termasuk kemarau basah, sehingga tidak menutup kemungkinan hujan akan tetap turun meskipun jarang, dan itu akan menggangu terhadap pelaksanaan pekerjaan,” tandasnya.[sar/aje]






