Sumenep (beritajatim.com) – Wapres RI, Ma’ruf Amin membeberkan sejumlah laporan kondisi alam akibat krisis iklim. Salah satunya adalah laporan dari PBB yang menyebutkan bahwa tinggi permukaan laut saat ini meningkat dengan cepat.
Hal itu bisa berdampak pada hilangnya teritori negara. Bahkan tidak hanya PBB. Laporan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) juga mengonfirmasi hal itu.
“BRIN memperkirakan 115 pulau di Indonesia terancam tenggelam pada tahun 20100, akibat kombinasi dua persoalan disebabkan perubahan iklim. Dua persoalan itu adalah peningkatan air laut dan penurunan permukaan tanah,” ungkapnya.
Wakil Presiden RI, Ma’ruf Amin berada di Sumenep pada Rabu (09/08/2023), menyampaikan Orasi Ilmiah dalam Dies Natalis ke- 37 Universitas Wiraraja (Unija) Sumenep. Selain itu, Wapres juga melanjutkan kunjungan ke Pondok Pesantren Annuqayah Guluk-guluk untuk bersilaturahmi dengan pengasuh dan sejumlah ulama.
“Berbagai prediksi lembaga kredibel, menyuarakan optimisme masa depan Indonesia yang cerah. Ini sesuai dengan cita-cita kita menjadi negara maju. Untuk merealisasikan itu, perlu kerja, karya, dan upaya semua lini,” papar Wapres.
Ia juga menyampaikan peran penting pendidikan tinggi mendongkrak pertumbuhan ekonomi jangka panjang. Menurutnya, perguruan tinggi harus bisa mendorong kemajuan teknologi dan peningkatan keahlian.
“Perguruan Tinggi ini harus mampu beradaptasi dan menjadi lahan subur bagi inovasi. Selain itu, perguruan tinggi juga seharusnya memegang teguh komitmen mencetak generasi berdaya saing global,” tandasnya.
Dalam kunjungan kerja ke Sumenep, Wapres RI Ma’ruf Amin juga didampingi Ibu Wury Estu Handayani Ma’ruf Amin. Rombongan Wapres menggunakan pesawat Khusus Kepresidenan Boeing 737-400 TNI AU, lepas landas dari Bandara Internasional Halim Perdanakusuma, Jakarta, menuju Bandara Internasional Juanda, Surabaya, Jatim.
Setibanya di Surabaya, Wapres disambut Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa dan Anggota Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Jawa Timur. Selanjutnya, Wapres berserta rombongan didampingi Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansah menggunakan Pesawat Khusus Kepresidenan CN 295 lepas landas dari Bandara Juanda menuju Bandara Trunojoyo, Sumenep. (tem/kun)
BACA JUGA: Senggolan dengan Motor Pelajar, Ibu Rumah Tangga Asal Sumenep Meninggal






