Lamongan (beritajatim com) – Wakil Bupati Lamongan, Abdul Rouf, menuturkan bahwa sebagai organisasi non akademik, Pramuka harus terus tunjukkan eksistensinya dalam menyiapkan generasi muda.
Abdul Rouf selaku Pembina Ketua Majelis Pembimbing Cabang (Wakamabicab) Kwartir Cabang Lamongan, mengatakan kegiatan Pramuka memberikan pendidikan life skill, soft skill, hard skill.
Selain itu, Pramuka juga dilengkapi dengan kecerdasan SESOSIF, yaitu kecerdasan Spiritual, Emosional, Sosial, Intelektual, dan Fisik, yang menjadi postur ideal seorang pramuka sebagai generasi pembawa perubahan untuk bangsa Indonesia.
“Gerakan Pramuka realitanya tidak hanya sekadar menangani character building tetapi juga berperan aktif pada bidang lainnya seperti pengabdian masyarakat, dan lainnya,” tutur Abdul Rouf, saat bertindak sebagai pembina upacara peringatan Hari Pramuka ke-63, di Alun-alun Lamongan, Rabu (14/8/2024).

Peringatan Hari Pramuka di Kota Soto juga dimeriahkan oleh gelar terampil kepramukaan, yang yang dipersembahkan seluruh anggota pramuka.
Sesuai tema yang diusung tahun ini yakni “Pramuka berjiwa Pancasila menjaga NKRI “, Pramuka Lamongan telah melakukan aksi pembekalan insan pramuka selama satu tahun. Diantaranya ialah kursus pembina mahir tingkat dasar kepada 56 orang, kursus pembina mahir tingkat lanjutan yang dilaksanakan dengan tiga tahap bersama 47 orang.
Selanjutnya ada launching Pramuka siaga, setelah ditetapkan kelompok pra siaga bagi peserta didik berusia 4 sampai 6 tahun. Yakni di ranting Glagah, Sekaran, Maduran, Turi, Laren, Solokuro, Brondong, Lamongan, Tikung, Deket, Sarirejo, dan Kembangbahu.
Kegiatan orientasi juga dilakukan untuk pembina prasiaga, yang memiliki tujuan menyiapkan para pembina menjadi pembina prasiaga yang handal. Sedangkan kegiatan raimuna cabang Lamongan tahun 2024, akan dilaksanakan pada tanggal 23 sampai 25 Agustus di bumi perkemahan Bluluk. (fak/ted)






