Bangkalan (beritajatim.com) – Sebuah video yang memperlihatkan aksi warga menggerebek pasangan diduga selingkuh di Taman Paseban, Kabupaten Bangkalan, viral di media sosial. Dalam video tersebut, terlihat seorang pria babak belur setelah dihajar oleh sekelompok warga. Sementara seorang wanita yang diduga pasangan selingkuhannya menangis histeris di lokasi kejadian.
Wanita tersebut, yang disebut-sebut telah memiliki suami, terdengar berteriak bahwa pria yang bersamanya tidak mengetahui statusnya sebagai istri orang lain. “Ambu kak, jiah tak taoh engkok andik lakeh (Berhenti bang, dia tidak tahu aku punya suami),” ucapnya dengan panik dalam video yang beredar.
Meski video tersebut telah menyebar luas di media sosial dan menjadi perbincangan publik, kejadian tersebut tidak dilaporkan ke pihak kepolisian. Hingga saat ini, identitas kedua orang yang terlibat serta para pelaku penggerebekan belum diketahui secara pasti.
Terpisah, Pj Bupati Bangkalan, Arief M Edie, turut angkat bicara terkait viralnya kejadian tersebut. Ia menekankan bahwa Taman Paseban, sebagai fasilitas umum, seharusnya digunakan untuk hal-hal positif, bukan kegiatan yang melanggar norma. Ia juga mengingatkan bahwa taman tersebut berada di jantung kota dan berhadapan langsung dengan Masjid Agung.
“Fasilitas umum seperti Taman Paseban seharusnya dimanfaatkan untuk kegiatan yang bermanfaat, bukan untuk hal-hal yang melanggar norma,” ujar Arief, Jumat (18/10/2024).
Sebagai respons atas kejadian itu, pemerintah setempat akan meningkatkan pengamanan dengan menambah penerangan dan personel Satpol PP untuk patroli, terutama pada malam hari. Selain itu, upaya pengaktifan kembali CCTV di area yang dianggap rawan juga sedang dilakukan.
“Kami sedang berkoordinasi untuk kembali mengaktifkan CCTV di lokasi yang rawan,” tambah Arief. [sar/beq]






