Mojokerto (beritajatim.com) – Sepeda motor milik karyawan Chi-Chi Bakery di Kelurahan Pulorejo, Kecamatan Prajuritkulon, Kota Mojokerto dilaporkan hilang dicuri. Sepeda motor Honda Vario 125 CBS nopol S 3514 OBH warna hitam yang hilang tersebut milik salah satu karyawan, Aris Setiawan.
Peristiwa pencurian tersebut diduga terjadi sekitar pukul 10.47 WIB saat kondisi area parkir dan lingkungan sekitar toko sedang sepi. Menurut karyawan Chi-Chi Bakery, Miftahul Rohman (23), seluruh kendaraan yang diparkir di lokasi selalu dalam keadaan terkunci setir.
“Tempat parkir di sini ada dua, untuk kendaraan karyawan yang berangkat pagi biasanya diparkir di depan, sedangkan yang berangkat siang di samping. Semua kendaraan pasti dikunci setir,” ungkapnya, Kamis (25/6/2026).
Ia menjelaskan, pada saat kejadian sebagian besar karyawan berada di dalam area produksi sehingga tidak dapat memantau kondisi parkiran. Sementara karyawan bagian packing yang memiliki pandangan langsung ke area parkir baru masuk kerja pukul 11.30 WIB.
“Jam 11 kurang posisi di sini sepi, dari rekaman CCTV kejadiannya jam 10.47 WIB. Anak packing belum datang jam segitu karena masuknya jam 11.30. Dari dalam juga tidak kelihatan ke arah parkiran sehingga pelaku sangat mudah mengambil motor korban,” katanya.
Sepeda motor milik warga Kecamatan Tapen, Kabupaten Jombang, diketahui hilang sekitar pukul 12.00 WIB saat jam istirahat. Korban bermaksud mengambil bekal yang disimpan di sepeda motornya, namun kendaraan tersebut sudah tidak berada di tempat parkir.
Setelah menyadari motornya hilang, korban langsung memeriksa rekaman kamera pengawas (CCTV). Dari rekaman tersebut terlihat seorang pelaku diduga berupaya merusak sistem penguncian kendaraan sebelum membawa kabur motor korban.
“Dari CCTV terlihat pelaku seperti mengotak-atik bagian kontak, kemungkinan menggunakan kunci T atau alat lainnya untuk membuka kunci setir. Pelaku berdua berboncengan, datang dari arah barat. Yang dibonceng terlihat dua kali ke motor sasaran sebelum akhirnya berhasil membawanya,” ujarnya.
Selain itu, rekaman CCTV juga memperlihatkan seorang pria yang sempat datang sebagai pembeli dan keluar dari toko sambil menelepon. Namun hingga saat ini belum dapat dipastikan apakah orang tersebut memiliki keterkaitan dengan aksi pencurian tersebut.
“Kami tidak ingin berprasangka. Di CCTV terlihat ada pembeli keluar sambil telepon, tetapi kami tidak tahu apakah ada hubungannya atau tidak. Sementara kedua pelaku setelah berhasil membawa kabur berjalan ke timur ke arah Kota Mojokerto,” tambahnya.
Menurut Miftahul, kasus kehilangan kendaraan bermotor baru pertama kali terjadi di lokasi tersebut. Sebelumnya pernah terjadi kehilangan helm di area parkir samping toko. Sementara itu, korban telah melaporkan kejadian tersebut ke pihak kepolisian.
“Korban sudah melapor dan petugas juga telah melakukan pengecekan rekaman CCTV sebagai barang bukti dan katanya juga berencana menelusuri rekaman kamera lalu lintas di sekitar lokasi untuk melacak keberadaan kendaraan yang hilang,” pungkasnya. [tin/kun]






