Tuban (beritajatim.com) – Usai meninjau gudang logistik Komisi Pemilihan Umum (KPU) Tuban di jalan Manunggal pada jumat (25/10/2024), Kapolres Tuban AKBP Oskar Syamsuddin segera melakukan evaluasi.
Dari hasil peninjauan itu, Kapolres Tuban menilai dari segi pengamanan sudah dilakukan sesuai prosedur, adapun jadwal pengamanan dilakukan selama 24 jam nonstop dan dibuat sistem shif.
“Untuk kegiatan pengamanan di gudang logistik pemilu kami buat shif baik dari kepolisian, TNI dan Linmas,” ujar AKBP Oskar Syamsuddin.
Ia juga menegaskan, selalu ada evaluasi dari setiap pengamanan yang dilakukan, pihaknya terus memonitor apapun kegiatan di dalamnya dan harus dilaporkan secara berkala.
“Apabila ada aktivitas di dalam gudang logistic, wajib dilaporkan dan melihat situasi yang ada di gudang logistik sampai pada proses pelaksanaannya itu,” terang Oskar.
Begitu pula pendistribusian ke PPK. Petugas bakal mengawal secara ketat baik dari kepolisian, TNI dan Linmas. “Kalau untuk Kepolisian sendiri di gudang logistik kita buat shif 4 orang, totalnya 16 personel dari Kepolisian,” bebernya.
Sementara itu, Ketua KPU Tuban Zakiyatul Munawaroh mengatakan, logistik tahap kedua sudah tiba pada Kamis (24/10/2024) malam. Sedangkan bantalan datang pada Jumat (25/10/2024).
“Alhamdulilah pengecekan yang dilakukan oleh kepolisian berjalan dengan lancar, tidak ada kendala, memang kami juga masih menunggu proses-proses logistik yang belum datang,” tutur Zakiyatul.
Wanita yang akrab disapa Zakiya ini menyampaikan masih menunggu logistik surat suara pemilihan Gubernur yang rencananya mulai 28 Oktober didistribusikan.
“Kotak suara, bilik suara, surat suara, tinta, kabel tis dan bantalan sudah kami terima. Ini sesuai dengan kebutuhan dari KPU Kabupaten Tuban,” pungkasnya. [ayu/suf]






