Sumenep (beritajatim.com) – Mantan Bupati Sumenep, A. Busyro Karim secara khusus mengundang pasangan bakal calon Bupati-wakil Bupati Sumenep, Ali Fikri-Muh. Unais Ali Hisyam ke kediamannya di Pondok Pesantren Al Karimiyyah, Beraji, Kecamatan Gapura, usai pasangan calon tersebut mendaftar ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumenep, Kamis (29/08/2024).
Ketika ditanya mengenai undangan tersebut apakah mengisyaratkan dukungan pada pasangan Ali Fikri-Unais Ali Hisyam? Kyai Busyro hanya menjawab dengan memberikan doa.
“Saya doakan keduanya sukses, menang Pilbup Sumenep 2024,” katanya.
Busyro menegaskan bahwa tidak perlu ada penjelasan lebih mendalam, karena menurutnya, sikap politiknya sudah cukup jelas dan bisa dipahami oleh publik.
“Kalau ada yang masih bertanya, berarti tidak mengerti,” tandasnya.
KH A. Busyro Karim merupakan mantan Ketua DPRD Sumenep. Setelah usai memimpin legislatif, Busyro Karim terpilih sebagai Bupati Sumenep selama dua periode yakni 2010-2015 dan 2015-2020.
Di periode terakhirnya, Busyro didampingi Ach. Fauzi sebagai Wakil Bupati. Busyro Karim juga dikenal sebagai tokoh PKB dan pernah menjabat sebagai Ketua DPC PKB Sumenep.
Dalam Pilkada Serentak 2024, DPP PKB Sumenep merekomendasikan KH Imam Hasyim, Ketua DPC PKB Sumenep sebagai Calon Wakil Bupati, mendampingi Ach. Fauzi sebagai Calon Bupati Sumenep.
Sedangkan pasangan KH Ali Fikri-KH Unais Ali Hisyam maju sebagai calon bupati-calon wakil bupati setelah mendapat rekomendasi dari DPP Partai Persatuan Pembangunan (PPP). KH Ali Fikri merupakan Ketua DPC PPP Sumenep.
Menurut Ali Fikri, kunjungannya bersama Unais Ali Hisyam ke kediaman Kiai Busyro sebenarnya tidak ada dalam agenda resmi mereka hari ini. Dirinya baru mengetahui ada undangan tersebut saat ia dan K Unais berada di KPU untuk mendaftar sebagai pasangan calon bupati-wakil bupati.
“Saya baru diberi tahu tadi waktu masih di KPU, kalau saya dan Kiai Unais diminta datang ke Baraji oleh Kiai Busyro. Ini memang undangan dadakan,” kata Ali Fikri yang karib disapa Mas Kiai.
Ia mengaku sangat menghormati undangan tersebut, mengingat Kiai Busyro merupakan tokoh besar di PKB dan punya andil penting untuk membesarkan PKB, sejak menjadi Ketua DPRD hingga Bupati Sumenep.
“Undangan ini mungkin saja sebagai bentuk kegembiraan beliau atas keberhasilan kami mendaftar, sehingga tidak terjadi calon tunggal di Pilkada Sumenep,” ungkap Mas Kiai.
Kedatangan Kiai Fikri dan Kiai Unais ke kediaman Kiai Busyro didampingi oleh sejumlah Muhibbin, keluarga Pesantren Annuqayah, serta Pengurus Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Sumenep.
Pertemuan antara para kiai ini ditutup dengan doa yang dipimpin langsung oleh Kiai Busyro untuk kemenangan dan kelancaran Pilkada serentak 2024. [tem/aje]






