Sumenep (beritajatim.com) – Kapolres Sumenep, AKBP Henri Noveri Santoso menilai bahwa media memegang peran penting dalam membentuk opini publik dari karya yang dihasilkan.
“Karena itu kami berharap agar informasi yang sampai ke publik adalah informasi yang benar, sesuai fakta, dan bermanfaat,” katanya saat menggelar Ngopi Bareng Insan Media (Piramida), Kamis (29/8/2024).
Kapolres mengingatkan pentingnya pengawasan terhadap penyebaran berita di platform digital, terutama yang berkaitan dengan ujaran kebencian dan informasi menyesatkan.
“Nah rekan-rekan media, tolong bantu kami memantau dan mengawasi penyebaran berita di platform digital. Jangan sampai ada yang berisi ujaran kebencian, informasi hoax, maupun provokasi. Karena itu rawan merusak persatuan, kesatuan, serta kedamaian di Sumenep tercinta,” ujarnya.
Kapolres juga berharap agar insan media selalu melakukan verifikasi dan klarifikasi terhadap setiap informasi yang diterima sebelum disebarluaskan.
“Kami meminta kerjasama rekan-rekan untuk memastikan bahwa setiap berita yang disajikan telah melalui proses check dan re-check, terutama terkait berita yang berpotensi menjadi hoaks atau memiliki unsur provokasi,” paparnya.
Dalam ‘Piramida’, Kapolres mengajak para wartawan untuk berdeklarasi Pilkada damai. Beberapa poin dalam deklarasi Pilkada damai adalah: Kami jurnalis Kabupaten Sumenep adalah warga negara Indonesia yang menjunjung tinggi pancasila dan UUD 1945;
Kami jurnalis Kabupaten Sumenep berjanji tidak menyebarkan berita hoax dan menghargai perbedaan pendapat; Kami jurnalis Kabupaten Sumenep siap mengajak dan mengimbau kepada jurnalis lainnya untuk ikut serta dalam pesta demokrasi Pilkada damai 2024; Kami jurnalis Kabupaten Sumenep berjanji akan selalu menjaga ketertiban dan keamanan dalam mewujudkan kabupaten sumenep yang kondusif.
“Mari kita tingkatkan kolaborasi dan komunikasi antara Polres dan insan media untuk menciptakan Pilkada yang aman, nyaman, dan kondusif,” tuturnya.
Kegiatan itu menghadirkan Ibnu Hajar, wartawan senior yang tergabung di Persatuan Wartawan Indonesia (PWI), kemudian hadir juga Kabid Informasi Komunikasi Publik (IKP) Diskominfo Sumenep, Miko Sujatmiko. Keduanya menjadi pembicara dalam acara ini. [tem/suf]






