Surabaya (beritajatim.com) – Ketersediaan lapangan pekerjaan di perusahaan seringkali tak sebanding dengan jumlah pencari kerja. Hal ini membuat para pencari kerja perlu memiliki strategi agar bisa diterima di perusahaan.
Dosen Fakultas Psikologi Universitas Surabaya (Ubaya) Dr Drs A.J. Tjahjoanggoro mengatakan, para pencari kerja perlu memahami sistem RSP (Rekrutmen, Seleksi, Placement).
RSP, kata pria yang akrab disapa Anton itu, merupakan ‘pintu masuk’ atau human inception untuk mencocokkan kompetensi pencari kerja dengan kebutuhan kompetensi perusahaan atau lembaga sebagai pemberi kerja.
“Ketika seorang pelamar kerja tidak diterima di perusahaan, bukan berarti dirinya tidak kompeten. Itu semua karena kuota penerimaan kerja relatif terbatas,” jelas Anton, Minggu (4/9/2022).
[berita-terkait number=”4″ tag=”ubaya”]
Cara melamar kerja yang tepat, lanjut dia, adalah mengikuti prosedur lamaran kerja dari pemberi kerja dengan cermat. Biasanya tahapannya adalah initial screening, completed application, employment test (termasuk psikotes), comprehensive interview, background examination (bila dibutuhkan), medical/physical examination, dan terakhir decision: accepted or rejected.
Selain itu, penting bagi pencari kerja untuk percaya diri terhadap kompetensi yang dimiliki, mengenal baik profil dan budaya perusahaan, serta arah dan karakteristik pewawancara. [ipl/but]






