Jember (beritajatim.com) – Tikus menyerang sawah sejumlah petani yang ditanami padi dan jagung di Kabupaten Jember, Jawa Timur. Kerugian jutaan rupiah membuat petani menyamakannya dengan serangan Israel.
Ketua Perkumpulan Petani Pangan Indonesia Jumantoro mengatakan, hama tikus menyerang sawah di Kecamatan Sukorambi, Rambipuji, Ajung, Sumbersari, Pakusari, dan Mayang. “Beberapa daerah di Jember selatan juga diserang tikus, seperti di Kecamatan Sumberbaru dan sekitarnya,” katanya, Senin (11/8/2025).
Jumantoro berharap pemerintah segera bertindak agar target swasembada pangan tidak terganggu. “Perlu pendampingan dari penyuluh setempat dan penyiapan sarana-prasaran pembasmi tikus, serta dilakukan gerakan bersama-sama agar serangan tikus diantisipasi lebih awal,” katanya.
Khotib, petani asal Desa Rowo Indah, Kecamatan Ajung, mengatakan, serangan tikus sudah terjadi saat panen padi pada Februari dan Mei 2025. Saat itu dari 1,5 hektare lahan, dia hanya bisa memanen 4-4,5 kuintal padi. “Biasanya kalau tidak diserang tikus, bisa panen tujuh ton,” katanya
Terakhir pada Juli 2025, giliran panen jagung yang dihancurkan tikus. “Biasanya kalau tidak kena hama tikus, bisa memanen delapan ton. Tapi sekarang paling tidak hanya empat sak atau sekitar tiga kuintal. Sebagian sudah saya panen,” kata Khotib.
Dengan gusar Khotib menyebut sawahnya baru saja kena serangan dari Israel. Kegusarannya itu direkam dengan video ponsel dan dikirim ke sejumlah temannya sesama petani. “Ini, kawan. Dapat bantuan BBM semalam dari Israel semalam. Habis sudah. Sampai botak kepala saya,” katanya dalam bahasa Madura.
Tiga musim berturut-turut kena serangan tikus, Khotib tak punya cukup modal lagi. “Saya pinjam uang Rp 20 juta untuk tiga musim. Biasanya dalam satu hektare bisa dapat lebih dari Rp 20 juta kalau normal. Kalau seperti ini, ya modal tidak balik,” keluhnya.
Tidak menyerah, Khotib akan kembali menanam jagung. “Saya sudah menaruh BPKB (Bukti Kepemilikan Kendaraan Bermotor) untuk pinjam modal lagi,” katanya. Dia berharap kali ini tak ada serangan hama tikus untuk memulihkan keuangannya. [wir]






