Mojokerto (beritajatim.com) – Tiga gedung sekolah di Kota Mojokerto akan dilakukan rehap. Progres rehab gedung tiga lembaga pendidikan SD Negeri dan SMP Negeri di Kota Mojokerto ini menggunakan anggaran Dana Alokasi Khusus (DAK) Fisik Tahun 2023.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (P&K) Kota Mojokerto, Amin Wachid mengatakan, sasaran rehab gedung sekolah dari alokasi DAK Fisik Tahun 2023 tersebut yakni SDN Metikan 6 dan SDN Kedundung 2 serta SMP Negeri 9.
“Progres saat ini sudah diproses sudah ada pemenangnya (tender) dengan DAK Fisik sekolah di SDN Metikan 6 dan Kedundung 2 totalnya untuk dua sekolah itu senilai Rp912 juta dan SMPN 9 senilai Rp1,5 miliar. DAK Fisik sekolah SMPN sudah ada pemenangnya Rp1,3 miliar,” ungkapnya, Rabu (31/5/2023).
Baca Juga: ‘Ayo Sekolah Rek’, Program Pemkab Mojokerto Bersama UNICEF Penanganan Anak Tidak Sekolah
SMP Negeri 9 mendapatkan alokasi rehap tahun ini lantaran sertifikat tanah sekolah baru selesai. Amin menjelaskan, anggaran DAK Fisik ini nantinya akan digunakan untuk rehab gedung sekolah meliputi ruangan kelas, ruangan laboratorium, toilet dan lainnya.
“Realisasi rehab gedung sekolah diperkirakan pada awal Juli 2023 ini. Kalau SMP Negeri 9 itu rehab kelas dan toilet, sekolah SD rehab kelas serta ruangan laboratorium untuk total DAK Fisik tiga sekolah senilai Rp2,4 miliar. Pemerintah Daerah juga telah mengalokasikan untuk menuntaskan tahun ini,” katanya.
Baca Juga: 5 SMA Terbaik di Gresik Berdasarkan Nilai UTBK, Nomor 1 Ternyata Sekolah Ini
Pemerintah Kota (Pemkot) Mojokerto, lanjut Amin, telah mengalokasikan total Rp8 miliar untuk menuntaskan perbaikan fisik rehab gedung sekolah di tahun 2023 ini. Rehab dan pemeliharaan gedung sekolah tersebut menggunakan dua sumber anggaran yakni APBD dan Dana Alokasi Khusus (DAK) Fisik.
“Rp8 miliar itu bersumber dari APBN (DAK) dan dari dana APBN Kota Mojokerto. Alokasi anggaran dari dua sumber ini untuk untuk menuntaskan perbaikan fisik rehab gedung sekolah di tahun 2023 ini,” tegasnya. [tin/ted]






