Bojonegoro (beritajatim.com) – Tiga orang di Dusun Sendangijo RT 05, 06 dan 07 RW 02 Desa Sendangagung Kecamatan Sumberrejo Kabupaten Bojonegoro terkonfirmasi suspek Demam Berdarah Dengue (DBD).
Untuk memutus penyebaran DBD, Bintara Pembina Desa atau Babinsa Koramil 09/Sumberrejo Kodim 0813 Bojonegoro, Pelda Yepri Irawan, membantu petugas kesehatan Puskesmas Sumberrejo melaksanakan fogging.
Fogging atau pengasapan dilakukan dengan tujuan untuk mencegah merebaknya penyakit Demam Berdarah Dengue atau DBD, sehingga adanya fogging tersebut diharapkan warga masyarakat dapat terhindar dari penyakit demam berdarah.
Pelda Yepri Irawan mengatakan, kegiatan kerjasama dengan Pemerintah Desa (Pemdes) Sendangagung tersebut dalam rangka cegah dini atau memutus penyebaran penyakit demam berdarah. “Tindakan pengasapan dengan bahan pestisida ini untuk membunuh nyamuk secara luas. Karena di lokasi fogging sudah ada 3 penderita DBD,” ujarnya, Selasa (23/1/2024).
Apalagi, lanjutnya, pada musim penghujan seperti sekarang ini banyak genangan air dilingkungan warga, sehingga dikhawatirkan jadi tempat berkembang biaknya nyamuk aedes aegypti penyebab penyakit demam berdarah.
Pihaknya mengimbau kepada masyarakat khususnya warga Sendangijo Desa Sendangagung untuk melakukan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) dilingkungan sekitar dengan menerapkan 3M Plus. “Menjaga kebersihan lingkungan, sangatlah penting. Kebersihan lingkungan bisa dimulai dari lingkungan sendiri (rumah) hingga lingkungan bermasyarakat agar kita semua terhindar dari segala penyakit yang berasal dari nyamuk atau DBD,” pungkasnya. [lus/kun]






