Jember (beritajatim.com) – Partai Persatuan Pembangunan (PPP) menugasi tiga badan otonom untuk menggarap pemilih pemula untuk merealisasikan target perolehan sepuluh kursi di DPRD Kabupaten Jember, Jawa Timur, pada Pemilu 2024. Saat ini, PPP memiliki lima kursi.
Tiga badan otonom itu adalah Gerakan Pemuda Ka’bah (GPK), Angkatan Muda Ka’bah (AMK), dan Generasi Muda Pembangunan Indonesia (GMPI). “Nanti kami tugasi mereka secara khusus untuk berkomunikasi dengan kelompok pemuda atau milenial yang membuat mereka tertarik bergabung dengan PPP,” kata Ketua Dewan Pimpinan Cabang PPP Madini Farouq, di sela-sela acara pendidikan politik di Hotel Bintang Mulia, Kabupaten Jember, Jawa Timur, Minggu (23/10/2022).
“Kami mencoba target sepuluh kursi, karena nomor urut PPP dalam Pemilu 2019 adalah nomor 10. Dalam Alquran disebutkan bahwa sepuluh adalah angka yang sempurna,” kata Madini.
Madini berharap PPP tidak lagi identik sebagai partai orang-orang tua, tapi juga partai anak-anak muda. Saat ini dari lima anggota DPRD Jember dari PPP, rata-rata berusia di bawah 40 tahun.
Kelompok pemuda atau generasi milenial yang bakal dirangkul PPP Jember berasal dari berbagai latar belakang. “Apakah itu dari organisasi-organisasi kepemudaan atau kelompok-kelompok yang berkumpul berdasarkan hobi, komunitas,” kata Madini.
[berita-terkait number=”3″ tag=”ppp-jember”]
PPP akan menggelar sejumlah kegiatan kreatif, termasuk lomba Tiktok dengan tema ‘I Love PPP’ untuk menarik perhatian konstituen muda. “Pemilih kita kan menurut hasil survei adalah pemilih milenial, generasi Z. Itulah kenapa PPP harus hadir,” kata Madini.
PPP juga akan merangkul kalangan mahasiswa yang acap bersuara kritis terhadap kebijakan pemerintah. “Agar mereka tak hanya menyuarakan aspirasi melalui demo-demo di jalanan. Ayo masuk ke parlemen agar kita bisa mengubah kebijakan melalui jalur parlemen. Remaja masjid juga kami ajak bersama-sama untuk menjadi caleg PPP,” kata Madini.
Persiapan PPP Jember untuk menghadapi pemilu terus dilakukan. Salah satunya dengan menguatkan ideologi dan melakukan pendidikan politik terhadap jajaran pengurus, terutama mereka yang baru bergabung dengan PPP. “Kami kuatkan dulu ideologi, untuk menuju langkah-langkah persiapan pemenangan Pemilu 2024,” kata Madini. [wir/suf]






