Hujan tak menentu memaksa petani tembakau Sampang bergotong royong selamatkan rajangan agar kualitas panen tetap terjaga dan harga jual tidak jatuh.
KUMPULAN BERITA tembakau
Petani tembakau di Kabupaten Madiun mulai merasakan dampak fluktuasi harga dan penurunan kualitas panen. Musim kemarau basah disebut menjadi salah satu penyebab kualitas daun tembakau menurun sehingga berimbas pada harga jual.
Sebagian wilayah di Kabupaten Lamongan mikai memasuki panen raya tembakau. Seperti di Dusun Sahar, Desa Wateswinangun, Kecamatan Sambeng.
Sejumlah gudang tembakau dan pabrikan di Sumenep mulai melakukan pembelian tembakau petani Sumenep. Karena itu, untuk memastikan pembelian tembakau berjalan sesuai aturan
Harga tembakau rajang kering di Bojonegoro tiba-tiba merosot tajam setelah beberapa kali terjadi hujan deras pada pertengahan Agustus lalu
Anomali cuaca 2025 tekan pertanian tembakau Bondowoso, dengan penurunan harga dan peningkatan biaya produksi. Petani tetap nekat bertanam meski ada imbauan pembatasan
Harga beras medium dan premium di pasar tradisional Sumenep pekan ini naik, meski kenaikannya hanya Rp 500 per kg.
Harga tembakau di Sampang anjlok hingga 50 persen akibat kemarau basah. Petani merugi puluhan juta dan kualitas panen tembakau rusak parah.
Bupati Sumenep, Ach. Fauzi Wongsojudo optimis harga jual tembakau petani di 2025 akan naik dibandingkan 2024, mengingat jumlah petani yang menanam tembakau tahun ini lebih sedikit dibanding tahun lalu.
Petani tembakau di Kabupaten Sampang, menghadapi tantangan berat akibat kelangkaan dan mahalnya bibit tembakau.









