Tuli masih kesulitan mengakses layanan kesehatan puskesmas di Kabupaten Jember, Jawa Timur. Dinas Kesehatan Jember mengakui kelemahan petugas di lapangan.
KUMPULAN BERITA Komisi D DPRD Jember
Nasib Tuli di Kabupaten Jember, Jawa Timur, benar-benar merana. Mereka kesulitan mendapatkan pekerjaan di kota sendiri, namun justru diterima di kota lain.
Kurang lebih 96 persen Tuli tidak memiliki akses dukungan kesetanan mental. Pemerintah perlu lebih serius menangani akses untuk Tuli di Kabupaten Jember, Jawa Timur.
Politisi PDI Perrjuangan Indi Naidha menawarkan pekerjaan kepada Untung Surotapi, seorang juru parkir Tuli saat rapat dengar pendapat (RDP) yang diselenggarakan Komisi D DPRD Kabupaten Jember, Jawa Timur, Senin (4/8/2025).
Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Gladak Pakem di Jalan Wolter Monginsidim Sumber Salak, Kranjingan, Kecamatan Sumbersari, Kabupaten Jember, Jawa Timur, perlu direlokasi.
Gara-gara siswa SMP Negeri 2 Jember bertamasya ke Bali, Komisi D DPRD Kabupaten Jember, Jawa Timur, memanggil Udik Kristyono, sang kepala sekolah, dalam rapat dengar pendapat, Senin (30/6/2025).
Komisi D DPRD Kabupaten Jember, Jawa Timur, mendesak transparansi keanggotaan Kelompok Kerja (Pokja) Beasiswa yang dibentuk pemerintah daerah. Diharapkan tidak ada bekas anggota tim sukses saat pemilihan kepala daerah yang terlibat agar tidak memantik kecurigaan.
Legalitas dan fungsi Tim Pengarah Percepatan Pembangunan Daerah (TP3D) Kabupaten Jember, Jawa Timur, bentukan Bupati Fawait dipertanyakan, tidak saja oleh aktivis masyarakat sipil tapi juga parlemen.
DPRD Kabupaten Jember, Jawa Timur, mengkhawatirkan Sekolah Rakyat (SR) yang akan didirikan pemerintah, terutama susahnya mencari siswa dari kalangan masyarakat miskin untuk dibawa ke asrama untuk menyelesaikan pendidikan dasar 12 tahun, karena adanya penolakan dari kalangan keluarga miskin.
Ahmad Rusdan, Wakil Ketua Komisi D DPRD Jember, Jawa Timur, mendapat laporan dari sejumlah guru soal sulitnya mengurus Nomor Unik Pendidik dan Tenaga Kependidikan (NUPTK).









