Jumlah calon legislator terpilih perempuan yang menembus DPRD Kabupaten Jember, Jawa Timur, dalam Pemilihan Umum 2024 terbanyak sepanjang era Reformasi dan Orde Baru. Ini jadi modal penting untuk memperjuangkan anggaran daerah sensitif gender.
KUMPULAN BERITA Gerindra jember
Koalisi partai pengusung dan pendukung Bupati Hendy Siswanto saat pemilihan kepala daerah Kabupaten Jember, Jawa Timur, empat tahun lalu mulai rontok. Sebagian karena kekecewaan, sebagian karena dampak perubahan peta politik pasca Pemilu 2024.
Pemilihan umum telah menghasilkan 50 calon legislator terpilih DPRD Kabupaten Jember, Jawa Timur, periode 2024-2029. Dari pengumuman penetapan hasil pemilihan umum oleh Komisi Pemilihan Umum, caleg dengan suara terbanyak dipegang Gerindra dan caleg dengan suara paling sedikit adalah Nasdem.
Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Jember, Jawa Timur, telah menerbitkan pengumuman penetapan hasil pemilihan umum Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) setempat. Tercatat 1.340.273 suara di tujuh daerah pemilihan dinyatakan sah terdistribusi di 18 partai politik.
Setelah menjabat sebagai anggota DPRD Kabupaten Jember, Jawa Timur, selama sepuluh tahun, Alfian Andri Wijaya dari Partai Gerindra memberikan sejumlah catatan terhadap kinerja pemerintah daerah.
Alfian Andri Wijaya, calon legislator Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra), meraih suara terbanyak dalam Pemilihan Umum 2024, yang menjadikannya anggota DPRD Kabupaten Jember, Jawa Timur, untuk periode ketiga.
Wajah baru menguasai separuh dari 50 kursi DPRD Kabupaten Jember, Jawa Timur, berdasarkan hasil Pemilihan Umum 2024. Mereka berasal dari delapan partai politik.
Menguasai 10 kursi, Partai Gerakan Indonesia Raya masih membuka pintu bagi legislator partai lain untuk bergabung dalam satu fraksi. Gerindra ingin bekerja sama dengan semua pihak.
Partai Amanat Nasional (PAN) menyesalkan tuduhan kecurangan yang dilontarkan Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) dengan adanya dugaan manipulasi suara pemilihan umum DPR RI di Kabupaten Jember, Jawa Timur.
Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) melaporkan dugaan kecurangan terstruktur, sistematis, dan massif, untuk menggelembungkan suara Partai Amanat Nasional (PAN) untuk pemilu DPR RI di Kabupaten Jember, Jawa Timur.









