Durian Wonosalam terdampak cuaca ekstrem, menurunkan produksi dan kualitasnya. Petani khawatirkan festival Kenduren 2026 terancam akibat hasil durian yang buruk
KUMPULAN BERITA durian wonosalam
Akademi Buah Nusantara akan didirikan di Wonosalam Jombang untuk mencetak tenaga ahli buah tropis, menjawab krisis SDM pertanian spesifik buah
Kenduren Durian Wonosalam 2025 menghadirkan tumpeng raksasa 2.025 durian. Ribuan warga berebut durian gratis dalam tradisi syukur hasil bumi
Tarik ulur pelaksanaan puncak kenduri durian atau KenDuren di Kecamatan Wonosalam Kabupaten Jombang akhirnya berakhir.
Pembina Asparjo (Asosiasi Pariwisata Jombang) Yusron Aminulloh meminta agar pelaksanaan KenDuren (Kenduri Durian) Wonosalam yang akan digelar pada 2 Februari 2025
investor asal China didampingi eksportir dan pengusaha senior Gunawan Herlambang mengunjungi Wonosalam Kabupaten Jombang
Acara Kenduren atau Kenduri Durian Wonosalam Jombang 2023 berlangsung sukses. Namun demikian, acara tahunan ini diharapkan bukan sekadar event wisata, tapi harus memiliki daya ungkit ekonomi masyarakat
Lapangan Wonosalam Jombang didesain sedemikian rupa. Panggung megah berdiri. Di depannya sebuuah gunungan berukuran besar berada di tengah lapangan itu. Bukan gunungan biasa.
Wisatawan asal Malaysia, Aidi Rosli Khalim (61), hadir secara langsung ke Wonosalam Jomnbang untuk menyaksikan kontes durian, Minggu (26/2/2023). Selain menyaksikan kontes tersebut, Aidi juga berkeliling Wonosalam.
Jombang (beritajatim.com) – Petani yang mengikuti bazar durian di lapangan Kecamatan Wonosalam Kabupaten Jombang tersenyum sumringah. Dagangan mereka laris manis dalam bazar yang digelar selama dua hari, yakni Sabtu dan Minggu (25-26 Februari 2023).








