Badan Pusat Statistik (BPS) melansir, angka kemiskinan di Kabupaten Jember, Jawa Timur, pada periode Maret 2024 hingga Maret 2025 berkurang. Persentase penduduk miskin di Kabupaten Jember juga turun dari 9,01 persen pada Maret 2024 menjadi 8,67 persen pada Maret 2025.
KUMPULAN BERITA data kemiskinan jember
Pemerintah Kabupaten Jember, Jawa Timur akan membentuk lima kelompok kerja (pokja) yang masing-masing berfokus pada persoalan-persoalan yang berbeda. Tim ini akan melibatkan masyarakat.
Fawait mengatakan, saat ini berfokus melayani masyarakat. “Karena filosofi bernegara, khususnya otonomi daerah adalah kesejahteraan masyarakat dan pelayanan publik yang baik. Dua ini filosofi pemerintahan daerah atau otonomi daerah,” katanya.
Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa dan Fraksi PDI Perjuangan menghargai keberhasilan Pemerintah Kabupaten Jember, Jawa Timur, era Bupati Hendy Siswanto dan Wakil Bupati Firjaun Barlaman dalam menurunkan tingkat kemiskinan.
Pejabat Sementara Bupati Imam Hidayat mengungkap prestasi Pemerintah Kabupaten Jember, Jawa Timur, di era Bupati Hendy Siswanto dalam menghapus kemiskinan ekstrem pada 2024.
Persentase kemiskinan di Kabupaten Jember pada 2023 lebih rendah dibandingkan rata-rata Provinsi Jawa Timur, yakni 9,51 persen berbanding 10,35 persen. Angka kemiskinan di Jember secara umum fluktuatif sejak 2019 karena adanya perubahan indikator kemiskinan.
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik. persentase penduduk miskin di Kabupaten Jember meningkat dari 9,39 persen pada Maret 2022 menjadi 9,51 persen pada Maret 2023. Namun tingkat kesenjangan ekonomi di Jember lebih rendah daripada rata-rata Jawa Timur.
Bupati Hendy Siswanto dan anggota DPRD Jawa Timur Muhammad Fawait beradu klaim soal angka kemiskinan di Kabupaten Jember. Namun keduanya sepakat bahwa tugas utama Pemerintah Kabupaten Jember adalah menekan angka kemiskinan itu serendah mungkin.
Akurasi data menjadi kunci penurunan angka kemiskinan ekstrem di Kabupaten Jember, Jawa Timur. Angka kemiskinan ekstrem ini meliputi warga lanjut usia yang hidup sebatang kara dan anak yatim piatu yang masih belum dewasa.
Kabupaten Jember menduduki peringkat ke-18 dari 38 kabupaten dan kota di Jawa Timur untuk persentase kemiskinan terendah pada 2023 berdasarkan data Badan Pusat Statistik.







