Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa turun langsung ke Sumenep, menyikapi melonjaknya kasus campak di wilayah tersebut. Berdasarkan data terbaru
KUMPULAN BERITA campak
Pemkab Sumenep tetapkan campak sebagai KLB, siapkan imunisasi massal serentak 25 Agustus 2025 dengan dukungan vaksin dari Pemprov Jatim.
Tingginya kasus campak di Kabupaten Sumenep pada 2025 disebut akibat beberapa faktor. Faktor paling dominan adalah pandemi Covid-19.
Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo melakukan langkah khusus menyikapi melonjaknya temuan kasus campak di Kabupaten Sumenep.
Sumenep tetapkan KLB campak dengan 1.548 kasus hingga Agustus 2025. Empat balita meninggal dunia, seluruhnya belum pernah imunisasi.
Surabaya (beritajatim.com) – Ketua Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) Jawa Timur dr Sjamsul Arief menyebut masih banyak anak di Jawa…
Bangkalan (beritajatim.com) – Sebanyak 39 balita di Kabupaten Bangkalan diduga terpapar penyakit campak. Hal ini membuat Dinas Kesehatan, segera mengirimkan…
Malang (beritajatim.com) – Pos Pelayanan Terpadu atau Posyandu Kesehatan di Kabupaten Malang, mengimbau agar seluruh masyarakat membawa putra putri mereka…
Suspek campak di Kabupaten Blitar terus meluas. Total hingga kini ada lima balita yang terdiagnosa suspek campak.
Dinas Kesehatan Kota Blitar terus berupaya mengantisipasi menyebarnya penyakit campak di masyarakat dengan tracing balita dan anak mengalami ruam dan demam.









