Bangkalan (beritajatim.com) – Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kabupaten Bangkalan menganggarkan dana sebanyak Rp 1,8 miliar untuk melakukan pembangunan saluran irigasi. Anggaran tersebut hanya akan digunakan untuk dua proyek saja.
Hal itu dibenarkan oleh Tenaga Teknik Pengairan Ahli Muda Dinas PUPR Bangkalan, Ruspandi mengatakan. Proyek tersebut terdapat di dua desa yakni di Desa Maneron, Kecamatan Sepulu dan di Desa Tonaan, Kecamatan Burneh.
“Ya betul untuk dua desa itu. Untuk sumberdana sebagian besar dari DAK,” ungkapnya, Rabu (3/8/2022).
Ia menyebutkan, proyek pembangunan saluran air itu dikerjakan sejak Mei lalu. Menurut rencana, proyek itu harus diselesaikan pada bulan Oktober 2022 mendatang.
“Untuk pengerjaan memang 190 hari harus rampung,” ujarnya.
[berita-terkait number=”4″ tag=”pemkab-bangkalan”]
Ia juga mengatakan, dengan dana sebesar Rp 1,8 miliar itu digunakan untuk membuat saluran air yang melintasi 60 hektare lahan. Sehingga, bisa dimanfaatkan saat musim kemarau tiba. Meski begitu, ia mengaku penggunaan saluran tersebut akan bisa digunakan maksimal jika terdampat sumber air yang melimpah. Namun jika sebaliknya, maka pemanfaatan air tidak dapat dilakukan secara maksimal.
“Harus diimbangi dengan ketersediaan sumber air untuk bisa dimanfaatkan secara maksimal,” pungkasnya.[sar/but]






