Lamongan (beritajatim.com) – Ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) di SPBU swasta Shell di Kabupaten Lamongan untuk sementara waktu masih aman. Pihak pengelola memastikan suplai tetap terjaga setidaknya hingga dua minggu mendatang, meski ada keterbatasan pada jenis tertentu.
Shift Manager Shell Lamongan, Fredi Ariyanto, mengatakan suplai BBM di SPBU setempat masih mencukupi. “Untuk saat ini mungkin belum ada kepastian dari atasan, tapi insya Allah untuk dua minggu ke depan masih aman,” ujarnya, Senin (22/9/2025).
Menurut Fredi, saat ini SPBU Shell Lamongan masih menyediakan BBM jenis Shell Super dengan Research Octane Number (RON) 92. Namun untuk jenis V-Power dengan RON 95 sementara belum tersedia.
“Harapannya stok bisa segera pulih lagi, karena cukup membuat khawatir jika sampai benar-benar tidak tersedia,” jelasnya.
Di sisi lain, konsumen mengaku waswas jika keterlambatan distribusi berlangsung lebih lama. Aziz, salah satu pelanggan Shell, berharap stok segera kembali normal agar masyarakat tidak kesulitan mencari bahan bakar.
“Supaya segera diisi, jangan sampai terlambat biar pelanggan mau isi tidak bingung. Kalau di Surabaya, katanya stok Super juga kosong. Jadi ya sama saja, sulit,” ungkapnya.
Hal senada disampaikan Wahyu Pratama, konsumen lainnya, yang menilai kelangkaan BBM tertentu di SPBU swasta berdampak langsung bagi pengguna, terutama yang beraktivitas di lapangan.
“Untuk kelangkaan ini menurut saya sangat berimbas banget ya, terutama untuk kami yang orang-orang lapangan. Karena untuk (BBM) sama-sama RON 92 aja, udah beda lah tenaganya antara yang punya Pertamina dan SPBU swasta,” tuturnya. [fak/beq]






