Ringkasan Berita:
- SIG Pabrik Tuban membangun tandon dan jaringan pipanisasi air bersih di Desa Tahulu, Kecamatan Merakurak.
- Bantuan CSR tersebut mendukung distribusi air bersih untuk 83 kepala keluarga melalui HIPPAM Tirto Asih.
- Air bersih juga digunakan untuk operasional program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Desa Tahulu.
- Kehadiran infrastruktur air bersih membantu warga yang sebelumnya kesulitan air saat musim kemarau.
Tuban (beritajatim.com) – PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) Pabrik Tuban melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) memberikan bantuan berupa pembangunan reservoir atau tandon air serta jaringan pipanisasi untuk menunjang distribusi air bersih bagi masyarakat.
Bantuan tersebut dikelola oleh Himpunan Penduduk Pemakai Air Minum (HIPPAM) Tirto Asih di Dusun Bancang, Desa Tahulu, Kecamatan Merakurak, Kabupaten Tuban.
Senior Manager of Corporate Communication SIG Pabrik Tuban, Dharma Sunyata, mengatakan program tersebut merupakan bagian dari pilar SIG Peduli yang fokus pada peningkatan kualitas hidup masyarakat.
Menurutnya, kebutuhan air bersih menjadi kebutuhan mendasar yang sangat penting bagi kesehatan dan produktivitas warga.
“Kami berharap bantuan jaringan perpipaan serta tandon air ini dapat menunjang kelancaran distribusi air. Dengan begitu, pengelolaan yang baik maka manfaatnya dapat dirasakan oleh warga secara berkelanjutan,” ujar Dharma Sunyata, Rabu (20/5/2026).
Sementara itu, Ketua HIPPAM Tirto Asih, Dasiran, menjelaskan bahwa layanan air bersih saat ini dimanfaatkan oleh sekitar 83 kepala keluarga di Dusun Bancang.
Selain memenuhi kebutuhan rumah tangga warga, distribusi air bersih juga digunakan untuk mendukung operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Desa Tahulu.
“SPPG tersebut baru sekitar satu bulan beroperasi, ini termasuk pelanggan besar bagi kami. Kebutuhan airnya rata-rata 2 meter kubik per harinya,” jelas Dasiran.
Ia mengaku bersyukur atas bantuan yang diberikan SIG Pabrik Tuban, baik pembangunan reservoir maupun perluasan jaringan pipanisasi yang direncanakan berlanjut pada program tahun 2025.
Menurut Dasiran, keberadaan air bersih kini tidak hanya digunakan untuk kebutuhan dasar seperti minum, memasak, mandi, dan mencuci, tetapi juga dimanfaatkan untuk pengairan pertanian warga.
“Air dari HIPPAM Tirto Asih tidak hanya digunakan untuk kebutuhan dasar saja seperti minum, masak, mandi, dan cuci saja. Namun, juga digunakan untuk pengairan pertanian. Semenjak ada air ini banyak masyarakat yang menanam berbagai sayuran seperti tomat, cabai, sawi, bayam, dan berbagai sayuran lain di kebun maupun di halaman rumah,” tambahnya.
Kepala Desa Tahulu, Sumariyono, mengatakan sebelum adanya infrastruktur air bersih tersebut, sebagian warga Dusun Bancang mengalami kesulitan mendapatkan air bersih, terutama saat musim kemarau.
Menurutnya, saat musim hujan warga biasanya menampung air hujan untuk kebutuhan sehari-hari. Sedangkan saat kemarau, warga harus membeli air dari truk tangki atau bergantung pada suplai dari desa tetangga.
“Ketika musim kemarau warga membeli air dari kendaraan tangki dan sebagian masyarakat kebutuhan airnya terpenuhi dari HIPPAM Desa Tegalrejo yang merupakan tetangga desa,” jelas Sumariyono.
Kini, dengan adanya bantuan infrastruktur air bersih dari SIG Pabrik Tuban, warga Dusun Bancang tidak lagi mengalami kesulitan memperoleh air bersih.
Selain memberikan manfaat sosial, HIPPAM Tirto Asih juga diharapkan berkembang menjadi unit usaha desa yang mampu meningkatkan pendapatan desa.
“Kami berharap HIPPAM dapat memenuhi kebutuhan yang lebih banyak lagi sehingga selain bermanfaat untuk masyarakat juga dapat menyumbang Pendapatan Desa,” pungkasnya. [dya/beq]






