Surabaya (beritajatim.com) – Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, merespon kericuhan konser Pesta Rakyat yang digelar saat acara soft launching Creative Hub Surabaya Expo Center (SUBEC), di kawasan gerbang masuk Hi-Tech Mall, Jalan Kusuma Bangsa pada Minggu malam (5/7).
Kericuhan itu pecah tepat sebelum penampilan sang guest star musisi dangdut, Denny Caknan, naik ke atas panggung.
Kejadiannya terjadi di sekitar area luar pintu masuk venue. Saat itu, gerombolan peserta konser memaksa masuk meski area lapangan dalam konser sudah penuh sesak pukul 19.57 WIB.
Akibat kericuhan dan aksi saling dorong, gerbang masuk ke area vanue itu roboh dijebol oleh peserta konser, yang dihelat gratis Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya.
Korban dari insiden itu kemudian tercatat mencapai 21 orang. Dengan kondisi beberapa xi antaranya pingsan dan ada yang mengalami luka-luka.
Sementara korban dengan luka serius menimpa dua petugas keamanan, yakni anggota Babinsa serta seorang tim pemadam kebakaran (damkar) yang mengalami patah tulang.
Eri Cahyadi, mengungkapkan bahwa Pemkot Surabaya tidak akan tinggal diam menyaksikan kericuhan tersebut.
Ia memastikan, Pemkot akan segera melakukan evaluasi terhadap gelaran event yang digelar gratis tersebut, serta akan meminta kesaksian sejumlah pejabat yang saat itu hadir menyaksikan konser.
“Nanti saya tanyakan kepada teman-teman yang ada di lapangan, termasuk Pak Wakil Wali Kota dan DPRD, sebenarnya apa yang menjadi penyebab kejadian tersebut,” ujar Eri Cahyadi pada Senin (6/7/2026).
Menganggapi kondisi para korban yang berjumlah puluhan orang, Wali Kota Eri menyebutkan bahwa Pemkot telah melakukan pendampingan pengobatan gratis terhadap para korban.
Pihaknya merinci, dua korban baik itu dari Babinsa maupun seorang petugas Damkar Kota Surabaya telah dilakukan penanganan intensif di RSUD dr. Soewandi, dengan naik meja operasi untuk kesembuhan cedera patah tulang.
“Yang mengalami patah tulang ada dua orang dan semuanya sudah dibantu oleh Pemerintah Kota Surabaya. Operasinya juga kita tangani,” ucap Eri.
Untuk diketahui, konser Pesta Rakyat yang diwarnai kericuhan ini digelar oleh Pemkot Surabaya sebagai rangkaian dari acara Soft Launching Creative Hub Surabaya Expo Center (SUBEC) di Eks Hi-Tech Mall Jalan Kusuma Bangsa.
Soft Launching ini beroperasi mulai siang hingga malam, dengan turut menggandeng pameran komunitas motor kustom, pertunjukan musik akustik di sejumlah titik, serta berbagai hiburan lainnya, termasuk sang guest star Denny Caknan. (rma/ian)






