Kudus (beritajatim.com) – Wakil Jawa Timur mengawali kiprahnya dengan hasil positif di ajang HYDROPLUS Soccer League All-Stars 2025/2026. Arema FC Women sukses mengamankan tiga poin usai menundukkan Akademi Persib Bandung dengan skor tipis 1-0 pada laga perdana Grup B U-18 yang berlangsung di Supersoccer Arena, Kudus, Senin (6/7/2026).
Kemenangan tersebut menjadi modal penting bagi tim berjuluk Singo Wedok dalam persaingan menuju babak semifinal. Gol semata wayang Arema FC Women dicetak Oediajah O’Shea Sarinah melalui tendangan bebas pada menit ke-48.
Sejak peluit awal dibunyikan, pertandingan berlangsung ketat. Kedua tim saling berebut dominasi di lini tengah dan sama-sama tampil disiplin dalam bertahan. Peluang pertama Arema FC Women hadir pada menit kelima melalui situasi bola mati. Tendangan bebas Oediajah O’Shea Sarinah disambut kapten tim Syafia Tristalia Chorlienka, namun penyelamatan gemilang kiper sekaligus kapten Akademi Persib Bandung, Gadhiza Asnanza, menggagalkan peluang tersebut.
Akademi Persib Bandung kemudian mulai menguasai jalannya pertandingan pada pertengahan babak pertama. Meski demikian, kokohnya lini pertahanan Arema FC Women membuat setiap upaya lawan selalu kandas sebelum memasuki area berbahaya. Hingga turun minum, skor tetap bertahan 0-0.
Memasuki babak kedua, tempo permainan meningkat. Akademi Persib Bandung kembali mencoba menekan, namun justru Arema FC Women yang mampu memanfaatkan peluang. Pada menit ke-48, Oediajah O’Shea Sarinah melepaskan tendangan bebas keras dari sisi kanan luar kotak penalti yang meluncur ke sisi kiri gawang dan gagal dijangkau penjaga gawang lawan.
Unggul satu gol membuat Arema FC Women bermain lebih disiplin. Akademi Persib Bandung berupaya menyamakan kedudukan hingga menit-menit akhir, tetapi barisan pertahanan Singo Wedok tampil solid dan berhasil mempertahankan keunggulan 1-0 hingga laga usai.
Kapten Arema FC Women, Syafia Tristalia Chorlienka, mengakui timnya sempat kesulitan menemukan ritme permainan pada babak pertama.
“Saat babak pertama kami masih tahap adaptasi karena masih melihat situasi. Kemudian kami dapat suntikan semangat dari tim pelatih saat jeda, jadi pemain bisa tampil lebih baik. Menurut saya, masih ada komunikasi yang perlu ditingkatkan. Jarak antar pemain juga masih jauh. Tapi untuk selanjutnya pasti kami tampil lebih baik lagi,” ujarnya.
Pelatih Kepala Arema FC Women, Dindin Wahyudin, menilai tekanan pada laga perdana membuat anak asuhnya belum tampil lepas di babak pertama. Namun perubahan strategi saat jeda mampu memberikan hasil positif.
“Terima kasih kepada seluruh pemain yang sudah bekerja keras hari ini hingga mendapat hasil maksimal. Pada babak pertama masih terjadi kesalahan-kesalahan elementer, namun di babak kedua kami ubah dari sisi teknis dan taktis. Alhamdulillah pemain bisa menjalankan instruksi dengan baik dan gol tercipta melalui situasi bola mati yang memang sudah kami siapkan,” kata Dindin.
Selain kemenangan Arema FC Women, wakil Jawa Timur lainnya di Grup B U-15, Tigers Football Academy Surabaya, harus mengakui keunggulan tuan rumah Scorpion FC Kudus dengan skor 0-2. Tigers sebenarnya mampu bertahan cukup lama berkat penampilan impresif penjaga gawang Allicia Pramitha Husada.
Namun pertahanan Tigers akhirnya runtuh pada menit-menit akhir pertandingan. Latisha Safa Berliana membuka keunggulan Scorpion FC melalui sundulan pada menit ke-48 sebelum Clarisya Putri Kurniawan menggandakan keunggulan satu menit berselang.
Pelatih Tigers Football Academy, Patar Samuel Parningotan, tetap mengapresiasi perjuangan para pemainnya meski gagal membawa pulang poin.
“Pertandingan pertama memang selalu sulit, apalagi kami terus mendapat tekanan dari lawan. Saya tetap bangga karena pemain sudah berjuang maksimal. Kami masih memiliki dua pertandingan dan akan berusaha meraih kemenangan agar peluang lolos ke semifinal tetap terbuka,” ujarnya.
Hasil tersebut membuat Arema FC Women menempati posisi kedua klasemen sementara Grup B U-18 dengan koleksi tiga poin, hanya kalah selisih gol dari Putri Tangsel City. Sementara Tigers Football Academy berada di dasar klasemen Grup B U-15 tanpa poin dan masih memiliki kesempatan bangkit pada dua pertandingan berikutnya. (can)






