Tuban (beritajatim.com) – Sebanyak 1.541 jemaah haji asal Kabupaten Tuban ikuti bimbingan manasik haji yang diselenggarakan di gedung Graha Sandya Tuban, Selasa (23/05/2023).
Dalam bimbingan manasik haji tersebut, dipimpin langsung oleh Bupati Tuban, Aditya Halindra Faridzky didampingi oleh Sekda Tuban, Kepala Kemenag Tuban, senior manager of corporate communication SIG dan TNI/Polri.
“Hari ini agenda manasik haji ada 1.541 jemaah termasuk didalamnya kuota cadangan juga turut mengikuti,” ucap Aditya Halindra Faridzky.
Lindra sapaannya juga menambahkan, kegiatan manasik merupakan kegiatan yang sangat penting, yakni awal pembekalan rangkaian ibadah haji.
“Manasik sangat bermanfaat untuk jemaah, untuk itu mohon jemaah haji menjaga kesehatan mulai saat ini, pemberangkatan dan pelaksanaan ibadah haji hingga pulang ke tanah air,” pesan Lindra.
BACA JUGA: Konjen RI Sebut Jemaah Bawa Jimat hingga Peluru Bisa Kena Pasal Sihir dan Hukuman Berat
Pihaknya juga mengimbau agar jemaah sebelum berangkat bersilaturahmi secukupnya untuk menjaga kesehatan. “Terus lakukan koordinasi dengan pendamping, yang masih muda selalu mengawal jemaah yang sudah tua dan bawa obat-obatan secukupnya,” tutur dia.
Ditempat yang sama, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tuban, Ahmad Munir menjelaskan, pihaknya hanya mengundang seluruh jemaah haji urut porsi dan seluruh cadangan sejumlah 1.541 jemaah.
“Dengan rincian jemaah lunas tunda, urut porsi, prioritas lansia 1.051 jemaah, cadangan pertama 107 jemaah, cadangan kedua 78 jemaah dan cadangan ketiga 305 jemaah,” papar Ahmad Munir.
Pria asli Bojonegoro ini juga menyampaikan bahwa jemaah yang tidak lunas total ada 266 jemaah dengan rincian lunas tunda, urut porsi, prioritas lansia 103 jemaah, cadangan 1, 2 dan 3 sejumlah 163 jemaah.
“Sedangkan jumlah jemaah yang melunasi 1.275 jemaah dengan rincian jemaah lunas tunda, urut porsi, prioritas lansia 948 orang dan cadangan 1, 2 serta 3 sejumlah 327 orang,” imbuhnya.
BACA JUGA: 679 Calon Haji Sumenep Dilepas Simbolis, 410 Jemaah Beresiko Kesehatan
Kemudian, yang terakhir yang sudah pelunasan tapi tidak masuk pemberangkatan ada 48 orang. SSementara itu, Kabupaten Tuban masuk dalam kelompok terbang (kloter) 18 sejumlah 445 orang dan kloter 19 sejumlah 445 orang.
“Insya Allah Tuban akan berangkat ke Asrama Haji Sukolilo Surabaya tanggal 30 Mei dan kloter 24 sejumlah 338 orang akan berangkat ke Asrama Haji Sukolilo Surabaya tanggal 2 Juni mendatang,” kata Ahmad Munir.
Lanjut, salah satu jemaah haji asal Tuban Zaenal juga mengungkapkan rasa bahagia sebab sudah tertunda dari tahun 2020 karena Covid-19 hingga sekarang baru bisa mengikuti pemberangkatan ibadah haji.
“Saya sangat bersyukur setelah penantian tiga tahun sekarang baru terpanggil, saya daftar tahun 2011,” ucap Zaenal.
Pihaknya yang juga berangkat bersama sang istri hanya menyiapkan barang – barang seadanya. Sebab, yang paling utama dipersiapkan yakni kesehatan.
“Ini sekarang lagi banyak olahraga, jaga stamina, sama pikiran, untuk persiapan berangkat haji. Semoga disana selalu diberikan kelancaran, mohon doanya saja,” tutup Zaenal. [Ayu/ted]
![Sebanyak 1.541 Jemaah Asal Tuban Ikuti Bimbingan Manasik Haji Jemaah haji asal Tuban yang mengikuti manasik haji di lapangan gedung Graha Sandya. [Foto:Diah Ayu/beritajatim.com]](https://beritajatim.com/wp-content/uploads/2023/05/IMG_20230523_080723_copy_898x404.jpg)





