Surabaya (beritajatim.com) – PT Merdeka Gold Resources Tbk (IDX: EMAS) resmi memasuki babak baru dalam peta pertambangan emas nasional. Setelah fokus menyelesaikan pembangunan infrastruktur di Kabupaten Pohuwato, Gorontalo, Perseroan mengumumkan keberhasilan produksi emas perdana di Tambang Emas Pani pada Februari 2026.
Langkah strategis ini diperkuat dengan penandatanganan Gold Sales & Purchase Agreement (GSPA) bersama raksasa tambang pelat merah, PT Aneka Tambang Tbk (ANTM). Realisasi pengiriman emas pertama kepada ANTM telah dilakukan pada 27 Februari 2026, yang menandai keran pendapatan perdana Perseroan pada kuartal I-2026.
Meski laporan keuangan auditan tahun 2025 masih mencatatkan laba bersih negatif—hal yang wajar mengingat Perseroan masih dalam fase konstruksi intensif—manajemen optimis tahun 2026 akan menjadi titik balik (turning point).
Didukung oleh harga emas global yang tetap kondusif dan struktur biaya produksi yang kompetitif, EMAS memproyeksikan kinerja keuangan akan berbalik menuju profitabilitas tahun ini. Untuk mendukung target tersebut, Perseroan menetapkan target produksi yang ambisius namun terukur.
“Dimulainya produksi emas di Pani menandai transisi penting bagi Perseroan dari tahap pembangunan menuju produksi komersial yang lebih stabil. Fokus kami saat ini adalah memastikan proses ramp-up berjalan baik,” ujar Boyke Poerbaya Abidin, Presiden Direktur EMAS.
Tambang Emas Pani bukan sekadar proyek biasa. Dengan estimasi sumber daya mineral lebih dari 7 juta ounce emas, tambang ini dirancang menggunakan metode heap leach (pelindian) untuk efisiensi operasional awal.
Pengembangan ke depan juga telah dipetakan, di antaranya:
* Target Produksi 2026: 100.000 hingga 115.000 ons emas.
* Ekspansi Fasilitas: Pembangunan fasilitas Carbon-in-Leach (CIL) yang direncanakan mulai berproduksi pada 2028 untuk meningkatkan kapasitas pengolahan.
* Dukungan Grup: Proyek ini sebelumnya mendapat dukungan finansial dari induk usaha, PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA), sebelum akhirnya melakukan penyesuaian struktur permodalan pasca-IPO.
Dengan cadangan yang besar dan umur tambang jangka panjang, EMAS bersiap memperkuat nilai investasi bagi para pemegang sahamnya melalui operasional yang berkelanjutan di salah satu tambang emas terbesar di Indonesia tersebut.[rea]






