Pamekasan (beritajatim.com) – Sebanyak 175 stand Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) yang memeriahkan puncak peringatan Hari Koperasi Nasional (Harkopnas) ke-79 Tingkat Provinsi Jawa Timur Tahun 2026 di area Arek Lancor Pamekasan, ditarget mampu menciptakan perputaran ekonomi hingga Rp5 miliar selama enam hari pagelaran, terhitung sejak Selasa hingga Sabtu (21-25/7/2026) mendatang.
Kegiatan yang mengusung tagline ‘Koperasi Explore 2026’ digelar terpusat di Pamekasan, digelar sebagai bagian dari upaya memperkuat ekonomi kerakyatan melalui pemberdayaan koperasi dan pelaku UMKM, sekaligus meningkatkan transaksi ekonomi masyarakat selama perayaan Harkopnas Ke-79.
“Kami menyampaikan terima kasih kepada Gubernur Jawa Timur, dan seluruh pihak yang telah memberikan dukungan atas perayaan puncak Harkopnas Ke-79 di Pamekasan, sehingga peringatan Hari Koperasi Nasional tingkat Provinsi Jawa Timur dapat diselenggarakan di Kabupaten Pamekasan,” kata Bupati Pamekasan, KH Kholilurrahman, Rabu (22/7/2026).
Perayaan puncak Harkopnas ke-79 tersebut, diresmikan langsung oleh Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa, ditandai dengan pemotongan pita di gerbang utama kawasan Bazar Koperasi Eksplore 2026 di area Arek Lancor. Didampingi Bupati Kholil beserta jajaran pemerintah daerah, unsur Forkopimda, dan sejumlah pemangku kepentingan.
“Kami harap pelaksanaan kegiatan ini tidak hanya menjadi agenda seremonial semata, tetapi mampu memberikan dampak nyata terhadap pertumbuhan ekonomi lokal melalui peningkatan transaksi usaha, promosi produk unggulan, serta perluasan pasar bagi koperasi dan UMKM. Mohon maaf bila masih terdapat kekurangan selama penyelenggaraan kegiatan, termasuk kondisi infrastruktur di sejumlah titik,” ungkapnya.
Selain itu pihaknya komitmen untuk terus berupaya melakukan pembenahan agar pelayanan kepada peserta dan masyarakat semakin baik. “Selain mendorong pertumbuhan UMKM, Pemerintah Kabupaten Pamekasan juga menyiapkan langkah konsolidasi terhadap koperasi yang tidak lagi aktif beroperasi,” imbuhnya.
Tidak hanya itu, Kiai Kholil juga mendorong koperasi yang mengalami stagnasi atau tidak berkembang bergabung dengan koperasi lain yang memiliki tata kelola lebih baik. “Langkah ini kita harapkan dapat memperkuat kelembagaan koperasi sehingga lebih profesional, sehat, dan mampu memberikan kontribusi lebih besar terhadap perekonomian masyarakat,” imbaunya.
“Melalui kegiatan ini, kami target untuk dapat menciptakan perputaran ekonomi hingga Rp5 miliar selama enam hari pagelaran, yakni hingga berakhir pada 25 Juli 2026 mendatang,” pungkasnya. [pin/ted]






