Ringkasan Berita:
- PHI mencatat produksi minyak lebih dari 120 persen dan gas 104 persen dari target pada awal 2026.
- Kinerja didukung anak perusahaan yang mengelola blok migas di Kalimantan.
- PHI menekankan pentingnya sinergi dengan media untuk mendukung ketahanan energi nasional.
- Program APEKA 2026 kembali digelar untuk mendorong karya jurnalistik sektor energi.
Jakarta (beritajatim.com) – PT Pertamina Hulu Indonesia (PHI) mencatat kinerja impresif sepanjang Januari hingga Maret 2026 dengan produksi minyak melampaui target hingga lebih dari 120 persen, serta produksi gas mencapai sekitar 104 persen dari target yang ditetapkan.
“Kinerja positif juga ditunjukkan untuk produksi gas realisasi sekitar 104 persen di atas target,” kata Senior Manager Relations PHI, Handri Ramdhani dalam acara Bincang Asik Soal Migas Ala PHI (BASO IGA PHI) Edisi Khusus yang bertemakan “Merajut Silaturahmi, Menguatkan Sinergi untuk Energi Negeri yang Berkelanjutan”.
Capaian tersebut ditopang oleh kinerja anak perusahaan PHI, yakni PT Pertamina Hulu Mahakam, PT Pertamina Hulu Sanga Sanga, serta PT Pertamina Hulu Kalimantan Timur yang mengelola operasi hulu migas di wilayah Kalimantan. Selain itu, PHI juga mengelola sejumlah aset milik PT Pertamina EP dan Pertamina Hulu Energi (PHE) di kawasan tersebut.
Handri mengapresiasi peran media dalam mendukung keberlanjutan industri migas nasional. Ia menekankan pentingnya menjaga hubungan yang harmonis dan kolaboratif guna memperkuat dukungan publik terhadap operasi hulu migas yang memiliki peran strategis dalam menjaga ketersediaan energi nasional.
“Kami berharap silahturahmi yang telah dibina selama ini menjadi kolaborasi dan sinergi untuk operasi yang berkelanjutan,” ujarnya.
Dalam kesempatan yang sama, Manager Communication, Relation & CID (CRC) PHI, Dony Indrawan, turut memaparkan materi bertajuk “Tips Sukses Mengelola Perubahan dalam Kehidupan”. Ia menjelaskan tahapan penting dalam menghadapi transisi perubahan, mulai dari memahami ketakutan, menguji harapan dan keyakinan, mengeksplorasi kendali dan pilihan, meminta informasi dan peluang dari pihak terkait, hingga menjaga kondisi diri secara konsisten.
PHI juga kembali menghadirkan program “Apresiasi Pewarta Energi Kalimantan 2026” (APEKA 2026), sebagai ajang kompetisi karya jurnalistik yang menyoroti kontribusi industri hulu migas terhadap ketahanan energi nasional.
Tahun ini merupakan penyelenggaraan kedua dengan tema “Dari Kalimantan untuk Indonesia: Menguatkan Peran Energi bagi Masa Depan Bangsa”. Program ini diperluas dengan melibatkan lebih banyak pewarta dari wilayah operasi PHI di Kalimantan.
APEKA 2026 diharapkan mampu menghadirkan narasi sektor hulu migas yang lebih beragam, komprehensif, dan inspiratif. Kompetisi mencakup berbagai kategori, mulai dari media cetak, media online, televisi, radio, photo essay, hingga kategori peserta teraktif. Periode publikasi dan pengumpulan karya dibuka mulai 30 April hingga 16 Agustus 2026, dengan pengumuman pemenang dijadwalkan pada September 2026. [hen/beq]






