Surabaya (beritajatim.com) – Menyambut Tahun Baru Islam 1448 H, Masjid Arroyan di Perumahan Galaxi Bumi Permai, Surabaya kembali menyelenggarakan kegiatan khitanan massal. Kegiatan ini sudah rutin digelar Masjid Arroyan dalam beberapa tahun terakhir.
Ketua Pelaksana Khitanan Massal Masjid Arroyan Surabaya, M Afif mengatakan acara khitanan ini diikuti oleh 50 anak-anak dan diutamakan bagi anak yatim dan duafa.
“Alhamdulillah tanggapan masyarakat sangat baik, bukan hanya dari masyarakat sekitar namun juga dari berbagai lokasi di Surabaya dan Sidoarjo. Sehingga kami terpaksa menolak sebagian permintaan karena kuota 50 anak sudah terpenuhi,” kata M Afif, Minggu (28/6/2026).
Afif mengatakan pihaknya telah mensosialisasikan program khitanan gratis ini. Salah satunya melalui pemberitahuan kepada masyarakat dengan spanduk.
“Kami juga sosialisasikan di grup jemaah, serta media sosial Arroyan sejak satu bulan yang lalu. Peserta khitanan massal diutamakan bagi anak yatim dan duafa di lingkungan sekitar masjid Arroyan dengan kuota 50 anak,” jelasnya.

Afif membeberkan setiap peserta khitanan massal Arroyan mendapatkan bingkisan berisi peci, baju koko, sarung, tas sekolah, sandal serta uang saku.
Pelaksanaan khitan dikoordinir oleh dr Bobby Hery Yudhanto Sp.U, yang juga pengurus Takmir masjid Arroyan, bekerja sama dengan tim dokter PPDS RS Dr Soetomo berjumlah 30 orang. Setiap peserta khitan diberikan kemudahan mulai pemeriksaan awal sampai tahap pasca tindakan hingga peserta sembuh.
Kegiatan sudah sejak pagi, ba’da shubuh, di saat peserta mulai berdatangan dengan diantar orang tua-nya, raut gembira nampak di wajah mereka. Kegembiraan semakin kelihatan saat mereka mengikuti prosesi arak-arakan yg diawali oleh grup musik hadrah.
“Matur suwun sanget saya haturkan kepada panitia khitanan massal masjid Arroyan beserta segenap jamaah atas kesempatan mengikuti kegiatan sunatan massal bagi putra kami. Acaranya lancar dan pelayanannya sangat baik. Kami doakan semoga panitia dan jamaah Arroyan selalu diberikan berkah Allah SWT dan diberikan balasan pahala yg berlipat ganda,” ujar Achmad salah satu orang tua peserta. (tok/but)






