Mojokerto (beritajatim.com) – Sebanyak kurang lebih 800 pencinta alam dari berbagai kota di Jawa Timur menggelar upacara pembentangan bendera merah putih di Bukit Krapyak Desa Padusan, Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto. Hal ini dilakukan sebagai wujud cinta tanah air para pencinta alam.
Ratusan pecinta alam ini berangkat mulai Rabu (16/8/2023) kemarin. Ratusan pecinta alam yang datang dari berbagai kota di Jawa Timur ini sebelumnya melakukan camping ground di Bukit Krapyak yang terletak di ketinggian sekitar 1.050 mpdl (meter diatas permukaan laut) tersebut.
Koordinator acara, M Hidayat Sis Basuki mengatakan, ada sekitar ± 700-800 peserta tersebut berasal dari Mojokerto dan sekitarnya. “Seperti Sidoarjo, Surabaya, Gresik dan Lamongan. Kita juga kedatangan Cak Tessy yang merupakan dirijen Bonek Tribun Kidul yang turut terlibat dalam pembentangan bendera merah putih,” ungkapnya, Kamis (17/8/2023).
Baca Juga: Abdul Latif CEO Senjani Kitchen Malang: Menggapai Usaha Kuliner Sejak Masa Kuliah
Bendera merah putih sepanjang 100 meter dan lebar 3 meter dibentangkan Relawan Peduli Lingkungan (REPELIKA) Mojokerto. Selain menggelar upacara pembentangan bendera merah putih dalam rangka peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke 78 Kemerdekaan Republik Indonesia, juga digelar berbagai lomba.
“Tidak ada arti khusus dari panjang bendera, namun itu merupakan semangat kita dalam mewujudkan rasa cinta terhadap tanah air serta bukti kita siap berkorban demi kemajuan Indonesia. Setelah pembentangan bendera merah putih, juga diadakan lomba-lomba serta permainan,” katanya.
Tujuannya, lanjut Basuki, untuk mengingatkan khususnya kepada para peserta akan perjuangan para pahlawan dalam merebut kemerdekaan Indonesia. Terkait pemilihan lokasi Bukit Krapyak, menurutnya, tidak ada alasan khusus. Namun Bukit Krapyak karena berada di sekitar Makam Pangkat atau Ki Danurejo.

“Beliau merupakan salah satu pahlawan penggerak perlawanan masyarakat sekitar terhadap penjajahan. Dengan kegiatan ini, diharapkan mampu membentuk jiwa nasionalisme serta meneladani sikap patriotisme pahlawan sehingga kita mampu mengisi kemerdekaan dengan hal positif,” ujarnya.
Terutama untuk membantu kemajuan bangsa. Pihaknya juga berharap kegiatan serupa bisa digelar secara berkesinambungan setiap tahunnya untuk menumbuhkan rasa cinta tanah air khususnya bagi pencinta alam.
Baca Juga: Kapten Persebaya Reva Adi Ingin Buktikan Bisa Tundukkan PSM di GBT
Bukit Krapyak berada di kaki dan lereng Gunung Welirang, kawasan wisata Pacet di Kabupaten Mojokerto. Di lokasi sudah disediakan tempat penyewaan peralatan camping. Ini lantaran camping ground si Bukit Krapyak merupakan lokasi camping ground yang direkomendasikan di Pacet.
Terletak di ketinggian sekitar 1.050 mdpl, kamu tak hanya bisa menikmati hawa dingin khas daerah pegunungan, namun juga pemandangan alam yang menawan. Bukit Krapyak terletak tidak jauh dari Pemandian Air Panas Padusan, ada sekitar 500 anak tangga yang dilengkapi pegangan untuk keamanan.
Mendekati lokasi, dapat terdapat Makam Krapyak (Sunan Pangkat). Dimana masyarakat setempat kerap datang kemari untuk berziarah. Di lokasi yang sama tersedia pula fasilitas musala, kamar mandi, dan air bersih. Dari sini, area camping ground bisa dicapai sekitar 100 meter melalui hutan pinus. [tin/ian]
![Wujud Cinta Tanah Air, Bendera Merah Putih 100 Meter Dibentangkan di Bukit Krapyak Mojokerto REPELIKA Mojokerto bentangkan bendera merah putih di Bukit Krapyak Desa Padusan, Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto. [Foto: ist]](https://beritajatim.com/wp-content/uploads/2023/08/VideoCapture_20230817-163600_CAWWawXR0Y-1024x576.jpeg)





