Surabaya (beritajatim.com) – Pengumuman rekom PDIP untuk Pilwali Surabaya kembali molor. Setelah disebut-sebut bakal diumumkan pada tanggal 19 Agustus, publik harus menunggu lagi.
Kepala BP Pemilu DPD PDIP Jawa Timur Deni Wicaksono mengungkapkan jika pengumuman terpaksa harus diundur karena beberapa hal.
[berita-terkait number=”5″ tag=”pilwali-surabaya”]
“Salah satunya adalah ada yang harus diselesaikan dulu untuk wilayah-wilayah lain. Kan rencananya agar bersama-sama diumumkan untuk Surabaya. Bersama daerah lain,” kata Deni, Selasa (18/8/2020).
Diperkirakan, menurut Deni, rekom akan diumumkan di pekan depan. “Tanggal 24 lah Mas kemungkinan,” pungkasnya. Sebagai informasi, pendaftaran paslon untuk Pilkada Serentak akan dilakukan KPU pada tanggal 3-4 September 2020.
Di sisi lain, hingga kini, baru ada dua poros di Pilwali Surabaya. Poros pertama adalah PDIP selaku satu-satunya partai di Surabaya yang bisa mengajukan paslon sendiri karena memiliki 15 kursi DPRD. Poros kedua adalah koalisi gerbong besar Machfud Arifin yang telah mengantongi dukungan 8 partai politik di Surabaya. [ifw/kun]






