Sumenep (beritajatim.com) – Denyut nadi olahraga di ujung timur Pulau Madura semakin kencang terasa saat ribuan peserta memadati area pengambilan Race Pack Collection (RPC) BHC Run 2026 di Rumah Sakit Baghraf Health Care (BHC) Sumenep, Sabtu (7/2/2026). Memasuki hari terakhir pengambilan perlengkapan lomba, panitia mencatat antusiasme yang luar biasa dengan angka pengambilan mencapai 70 persen.
Peserta tidak hanya datang dari daratan Madura, namun juga berbondong-bondong dari berbagai daerah di Jawa Timur hingga skala nasional, yang mulai membanjiri lokasi sejak pagi hari.
Event Director BHC Run 2026, Adi Widodo, mengungkapkan bahwa hingga Jumat malam saja sudah ada sekitar 2.500 peserta yang mengamankan paket lomba mereka. Demi mengakomodasi peserta yang datang dari luar kota atau mereka yang terkendala jam kerja, panitia secara khusus memperpanjang waktu layanan pengambilan RPC hingga pukul 20.00 WIB.
Kebijakan ini diambil untuk memastikan seluruh pelari, baik kategori 8K, 5K, maupun peserta jalan sehat, mendapatkan hak mereka dengan nyaman sebelum hari pelaksanaan tiba.
Selain menjadi titik temu para pelari, kegiatan ini juga menjadi ajang “pamer” fasilitas bagi RS BHC Sumenep. Panitia sengaja memusatkan kegiatan di area rumah sakit untuk menunjukkan bahwa Sumenep kini memiliki fasilitas kesehatan modern dengan standar layanan yang mampu bersaing dengan kota-kota besar.
Sambil mengambil race pack, masyarakat secara tidak langsung diperkenalkan pada ekosistem kesehatan modern yang menjadi kebanggaan baru warga Madura.
Mekanisme pengambilan sendiri diatur dengan tertib melalui dua metode, yakni mandiri dan kolektif. Peserta cukup menunjukkan identitas diri dan barcode QR tiket, sementara bagi pelari muda di bawah 17 tahun diwajibkan menyertakan surat persetujuan orang tua.
Untuk mereka yang berhalangan hadir, panitia memberikan fleksibilitas melalui sistem surat kuasa agar persiapan peserta tidak terhambat oleh kendala waktu. Kemudahan ini menjadi komitmen panitia dalam memberikan pelayanan prima bagi para pecinta olahraga lari.
BHC Run 2026 bukan sekadar ajang adu kecepatan, melainkan festival olahraga dan budaya yang masif. Dengan total hadiah fantastis mencapai Rp1 miliar dalam bentuk tunai, ajang ini juga memperebutkan gelar Best Costume yang selalu menjadi daya tarik unik.
Pada hari pelaksanaan nanti, Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo dijadwalkan hadir untuk melepas (flag off) para pelari mulai pukul 05.30 WIB. Suasana kompetisi akan dibalut dengan kekayaan tradisi lokal, mulai dari iringan musik Tong Tong, tari tradisional, keterlibatan 40 UMKM lokal, hingga penampilan spesial dari bintang tamu Jihan Audy.[rea]






