Surabaya (beritajatim.com) – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menyiapkan lahan untuk dibangun Sekolah Rakyat, yang siap beroperasi pada Tahun Ajaran Baru 2026 di wilayah Tambak Wedi, Kecamatan Kenjeran, hari Selasa (20/1/2026).
Sekolah Rakyat sebagai salah satu program nasional pemeritah pusat Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Raka Buming Raka ini, dibangun di atas tanah seluas 6 hektare. Dengan pendirian dua bangunan, masing-masing 4 hektare dan 2 hektare.
“Jadi sudah dikerjakan Sekolah Rakyat di Tambak Wedi. Kita sudah sediakan 6 hektar (masing-masing) 4 hektar, dan 2 hektar. Sekarang sudah dikerjakan oleh kementerian,” ujar Eri Cahyadi.
Ia menjelaskan, Sekolah Rakyat di Tambak Wedi nantinya memiliki model dua bangunan terpisah, meskipun bangunan tersebut merupakan satu sekolah. Hal ini dikarenakan lahannya terpisah oleh jalan, dan rencananya akan dibangun sebuah jembatan layang sebagai penghubung.
“Insyaallah di tahun 2026 ini (akan beroperasi) meskipun belum full semuanya, insyaallah akan digunakan di tahun ajaran baru. Moga-mogalah,” terangnya.
Eri juga menyampaikan informasi bahwa Sekolah Rakyat akan menerima peserta didik dari keluarga kurang mampu. Serta kuota yang dibuka tidak akan dibatasi disesuaikan dengan pendaftar yang memenuhi syarat.
“Tidak ada seleksi kalau untuk Sekolah Rakyat tapi itu adalah sesuai dengan database yang memang dia itu orang yang tidak mampu, maka secara otomatis akan masuk sesuai dengan kuota yang ada,” pungkasnya. (rma/ted)






