Ringkasan Berita:
- Tiga wisatawan asal Makassar meninggal dunia dalam kecelakaan Toyota Hiace dan truk fuso di Tol Pandaan-Malang.
- Polisi masih memeriksa sopir Hiace dan sopir truk fuso untuk mengungkap penyebab kecelakaan.
- Lima penumpang lainnya mengalami luka berat dan luka ringan.
- Dugaan sementara, kecelakaan terjadi karena pengemudi Hiace tidak menjaga jarak aman dengan kendaraan di depannya.
Malang (beritajatim.com) – Tiga wisatawan asal Makassar menjadi korban tewas dalam kecelakaan yang melibatkan mobil Toyota Hiace bernopol B-7463-WDA dan truk fuso DA-8984-CH di KM 76+600 Tol Pandaan-Malang. Sementara itu, lima penumpang lainnya mengalami luka-luka dan kini menjalani perawatan, sedangkan polisi masih menyelidiki penyebab pasti kecelakaan tersebut.
Satuan Lalu Lintas Polres Malang telah mengamankan kedua pengemudi yang terlibat dalam kecelakaan, yakni sopir Toyota Hiace Awang Darmawan (39), warga Perum Bumi Palapa, Kelurahan Jatimulyo, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang, serta sopir truk fuso Adolfus Gelu (29), warga Dusun Pangkalan Jihing, Kecamatan Nanga Tayap, Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Malang Ipda Syamsul Khairudin mengatakan, kedua sopir saat ini masih menjalani pemeriksaan untuk kepentingan penyelidikan. Hingga kini, penyidik belum menetapkan tersangka.
“Sopir truk dan Hiace sudah kami amankan. Kita mintai keterangan,” kata Syamsul, Kamis (23/7/2026).
“Masih kita minta keterangan (kedua sopir),” tuturnya.
Syamsul menjelaskan, Toyota Hiace mengangkut rombongan wisatawan asal Makassar yang sedang melakukan perjalanan dari Surabaya menuju Malang.
“Penumpang Hiace asal Makassar, tujuan Malang dari Surabaya,” ujarnya.
Benturan keras mengakibatkan bagian depan Toyota Hiace ringsek. Tiga penumpang dinyatakan meninggal dunia, yakni Burhanuddin (46), warga Jalan Pammolongan Timur RT 003 RW 004, Kota Makassar, Sulawesi Selatan; Oktavivin Tristianto (40), warga Jalan Pallantikang Lorong 2 Nomor 75 RT 002 RW 002, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan; serta Ahdan Wal Mutawaq (10), warga Kota Makassar.
Selain korban meninggal, lima penumpang lainnya mengalami luka-luka. Korban luka berat yakni Erniawati (40), warga Makassar, dan Putri (28), warga Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan. Sementara korban luka ringan adalah Yusdalifah (42), warga Kabupaten Gowa, Muhammad Yusuf Sulaiman (2), warga Makassar, serta Bilgis Nurfara (8), warga Kabupaten Gowa.
Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, kecelakaan bermula saat Toyota Hiace melaju dari arah Surabaya menuju Malang melalui lajur kiri jalan tol. Di depannya melaju truk fuso dengan arah yang sama.
Polisi menduga tabrakan terjadi karena jarak antara kedua kendaraan sudah terlalu dekat sehingga pengemudi Toyota Hiace tidak mampu menghindari benturan dari belakang.
“Sehingga terjadi tabrak belakang, karena sopir Hiace tidak dapat menjaga jarak aman,” pungkas Syamsul. [yog/beq]






