Pamekasan (beritajatim.com) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan, terus berupa meningkatkan sektor ekonomi masyarakat dengan tetap memberikan pelatihan bagi masyarakat melalui program Wirausaha Baru alias WUB.
Hal tersebut dilakukan sebagai upaya untuk menciptakan beragam peluang kerja sekaligus mengurangi angka pengangguran di wilayah setempat, khususnya di tengah pandemi global Coronavirus Disease 2019. Salah satunya melalui progam Saputangan Biru (nama lain dari program WUB).
Terlebih program tersebut merupakan satu dari lima program prioritas Pemkab Pamekasan, di bawah kepemimpinan Bupati Badrut Tamam. Program tersebut juga sudah berjalan sejak beberapa tahun terakhir, serta menghasilkan berbagai produk dan mulai dipasarkan.
“Sedikitnya kami akan melatih sebanyak 3 ribu orang dengan aneka ragam pelatihan pada tahun ini, sehingga target 10 ribu pengusaha baru bisa rampung sesuai target yang sudah kami rancang,” kata Kepala Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan Tenaga Kerja (DPMPTSP Naker) Pamekasan, Supriyanto, Senin (7/2/2022).
Hal tersebut terbilang memang cukup memungkinkan, apalagi selama ini Pemkab Pamekasan juga mampu melatih sebanyak 3 ribu peserta program WUB setiap tahun, khususnya selama masa kepemimpinan Bupati Badrut Tamam. “Secara prinsip kami akan selalu ikhtiar untuk mewujudkan program ini,” ungkapnya.
[berita-terkait number=”4″ tag=”pemkab-pamekasan”]
Seperti diketahui, pelatihan usaha gratis bagi masyarakat dilakukan Pemkab Pamekasan, guna meningkatkan sektor ekonomi masyarakat melalui program WUB alias Saputantan Biru. Program tersebut melibatkan ribuan masyarakat dengan beragam jenis pelatihan.
Bahkan sebagian para peserta program WUB, juga ada yang mempu mengembangkan berbagai produk mereka dan dipasarkan hingga luar daerah. Termasuk saat ajang Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) XXIX Tingkat Jawa Timur 2021 di Kabupaten Pamekasan, November 2021 lalu.
Tidak hanya melalui progam pelatihan, Pemkab Pamekasan juga memberikan batuan alat melalui dana Corporate Social Responsibility (CSR), yakni berupa pinjaman modal hingga fasilitas pemasaran. Baik melalui proses pemasaran offline hingga online. [pin/but]






